Minggu, Mei 02, 2010

Urutan Kegiatan Proyek


Pada proyek di bidang jasa konstruksi biasanya dilakukan urutan kegiatan sebagai berikut:

I. PRA-LELANG
1. Pemasaran
2. Penentuan keikutsertaan Prakwalifikasi
3. Pengambilan Dokumen Prakualifikasi
4. Proses Pembuatan Dokumen Prakualifikasi.
5. Undangan Lelang/ Tender
6. Penentuan Keikutsertaan Lelang /Tender

II. PROSES LELANG
1. Pengambilan Dokumen Lelang
2. Pembentukan Team Pelaksana Lelang
3. Membaca & Mempelajari Dokumen Lelang
4. Aanwijzing Kantor dan Lapangan
5. Pelajari lebih mendalam Dokumen lelang
6. Survey Lapangan
7. Perhitungan Volume
8. Metode Kerja
9. Sub Kontraktor
10. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
11. Pembuatan Pra Rencana Mutu Proyek
12. Plafond Harga Penawaran
13. Proses Komputer RAB, scheduling, resources plan, CM, analisa harga
14. Jaminan Bank, Referensi Bank dan Syarat-Syarat Administrasi.
15. Memperhitungkan ke-mampuan Lawan
16. Perhitungan Mark Up
17. Pengecekan dan Pemasukan Penawaran
18. Laporan hasil Lelang/ Tender
19. Data-data tetap

III. PASCA LELANG
1. Laporan Hasil Evaluasi Lelang
2. Klarifikasi & Negoisasi
3. Penunjukkan Pemenang
  • Surat Penunjukkan Pemenang
  • Surat Perintah Kerja/ SPK
  • Persiapan Pembuatan Kontrak
  • Peninjauan Proses Pembuatan Kontrak
4. Pembuatan Kontrak

IV. PRA PELAKSANAAN (Perencanaan)
1. Penyerahan Dokumen Lelang (Buku Merah)
2. Pembentukan Team Buku Biru
Tugas Team Buku Biru :
  • Survey Lapangan
  • Survey Laboratorium
  • Pengecekan Volume
  • Penyusunan Metode kerja
  • Perhitungan Harga Satuan Item Pekerjaan yang sudah mencakup K3 (Keselamatan & Kese-hatan Kerja)
  • Evaluasi Sub Kontraktor/Vendor
  • Proses Komputer
  • Penyusunan Buku Biru
3. Penyusunan Rencana Mutu Proyek (PQP)
4. Penyusunan RK3P (Rencana Keselamatan dan Kesehatan Kerja)
5. Engineering (design)
6. Proses Produksi (Fabrikasi)

V. PELAKSANAAN

I. Tingkat Proyek
1. Pembentukan Organisasi Proyek & Penempatan SDM
2. Program Kerja Mingguan/Bulanan (Detail)
3. Proses Kegiatan Phisik di Lapangan
4. Proses Kegiatan Pengadaan & Penggunaan Peralatan
5. Proses Kegiatan Pengadaan & Penggunaan Tenaga Kerja
6. Proses Kegiatan Pengadaan & Penggunaan Material
7. Proses Kegiatan Pengadaan & Penggunaan Keuangan
8. Proses Kegiatan Pengadaan & Penggunaan Sub Kontraktor/Vendor
9. Proses Kegiatan Administrasi dengan Pihak Bouwheer (Client) dan Konsultan Pengawas/ Perencana
10. Proses Kegiatan Pelaksa naan K3 (Keselamatan & Kesehatan Kerja)

II. Tingkat Cabang
• Mobilisasi/Pengadaan Resources

VI. PENGENDALIAN
1. Waktu Pengendalian
2. Hal-hal yang perlu di kendalikan adalah :
  • Waktu Pelaksanaan (Phisik)
  • Alokasi Sumber Daya (Tenaga, Alat, Bahan, Dana)
  • Metode kerja
  • Keselamatan & Kesehatan Kerja (K3)
  • Sub-Kontraktor
  • Biaya Pelaksanaan & Termiyn
  • Mutu Pekerjaan
  • Manajemen
3. Tingkat Pengendalian
4. Revisi Piranti Pengendalian (Buku Biru)
5. Adendum Kontrak

VII. PENDATAAN
1. Evaluasi Proyek atas :
  • Buku Biru
  • Project Quality Plan / PQP
  • Pelaksanaan Biaya, Mutu, Waktu
  • Pelaksanaan K3
2. Pengarsipan Dokumen


***Sumber: Jefri Hutagalung


Tidak ada komentar: