Selasa, Mei 07, 2013
Berkata Takdir Pada Nasib
takdir kadang memanggil pada usia muda
saat matahari bulan bintang dan cahaya hati,
anggun terpancar...
padu padan hati jiwa rasa dan kata pun mengalir...
jernih mengisi setiap celah,
hingga terbentuk satu jalinan kasih berbalut cinta.
tersadar semua dibuat hanyut terbuai
terbang terbawa hembusan angin asmara
namun ketika nasib tiba menghampiri,
ratusan beda terlihat nyata, semua berubah adanya...
raut tak seindah rupa,
ucap tak lagi berirama,
laku pun hilang etika
semua terganti...
takdir memang mempertemukan,
namun nasib dapat memisahkan
biarkan kisah punya cerita...
biarkan cerita punya makna...
*terlalu mencintai bisa membuatmu terbunuh
***ccoretanku. 04.58. 06052013
Baca selengkapnya...
Senin, Mei 06, 2013
Aku Tidur Tetapi Hatiku Bangun
sebelum angin senja berembus dan bayang-bayang menghilang,
jangan kamu membangkitkan dan menggerakkan cinta sebelum diingininya...
dengarlah, kekasihku mengetuk. ..
bukalah pintu, dinda, manisku, merpatiku, idam-idamanku,
karena kepalaku penuh embun, dan rambutku penuh tetesan embun malam!
sebelum angin senja berembus dan bayang-bayang menghilang,
taruhlah aku seperti meterai pada hatimu,
seperti meterai pada lenganmu,
karena cinta kuat seperti maut,
kegairahan gigih seperti dunia orang mati,
nyalanya adalah nyala api,
kepunyaan kekasihku aku,
kepadaku gairahnya tertuju...
merpatiku di celah-celah batu,
di persembunyian lereng-lereng gunung,
perlihatkanlah wajahmu,
perdengarkanlah suaramu!
sebab merdu suaramu dan elok wajahmu!
karena cintamu lebih nikmat dari pada anggur,
di atas ranjangku pada malam hari kucari jantung hatiku
........................
...........................
...............................
aku tidur, tetapi hatiku bangun...
***kutipan Al Kitab.
Baca selengkapnya...
Minggu, Mei 05, 2013
Arti Hari Jadi Mu
tak lagi menanti indah kata
tak lagi berharap kiriman doa
tak ada kemeriahan...
tak ada pertemuan...
itu bukanlah sebuah keharusan,
bagi ku bahkan terhadap mu...
semua akan kembali pada biasa...
menjalani hari penuh rasa
tanpa harus menghitung dan menunggu angka itu serupa...
semua akan tiba dengan sendirinya...
hingga rencana utuh bermula...
agar hidup berubah beda...
karena bahagia itu selalu ada...
pastikan bahwa...
ada saatnya usia harus dikembalikan pada hidup...
ada saatnya hidup dimakan usia...
mari nikmati hidup pada alur kehidupan...
***coretanku. 15.16 05052013
Baca selengkapnya...
Kamis, Mei 02, 2013
Hati Berduri Merah Berbunga
jika kau telah berani untuk tertusuk duri...
bermainlah dengan setangkai mawar....
bukan bersama serumpun ilalang
......
hati berduri merah berbunga
merah berduri hati berbunga
***coretanku 17.19. 04052013
Baca selengkapnya...
Jumat, April 26, 2013
Semua Akan Bermula dan Berkesudahan
semua akan bermula dan berkesudahan
pada suatu masa berketika..,
ada awal dalam langkah kita, menapaki ribuan jalan...
pada semesta alam tak berpenjuru,
hingga ada akhir, terberhenti pada satu titik waktu,
tempat dimana hitungan itu harus segera dipenuhi..
jika waktu itu tiba,
kita tidak lagi mampu berdamai,
melantunkan senadung janji janji...
berucap kata bernada haru bujuk rayu,
doa penuh iba bersama ratap pilu...
seharusnya dimengerti...
ada yang terlahir
ada yang berakhir..,
dunia adalah tempat berkisah,
ada kalanya,
kita akan dikenang
atau bahkan dilupakan...
karena dunia berakhirat...
maka,
tetap bersetialah pada tuhan mu...
***coretanku 14.47. 26042013
Baca selengkapnya...
Kamis, April 25, 2013
Kacang Sedang Lupa Kulitnya
foto: blog.mohdisa.com
Tak ada yang menemaniku lagi
Sahabat yang lama entah kemana
Sendiri bernyanyi dan ku bangkit
Sahabatku pergi meninggalkanku
Terbang tinggi ke awan
Lupa daratan
Ku menatapnya sambil makan kacang
Kulit kacang kusimpan
Ku jaga slalu...
Kalau begitu besok besok habis makan kacang jangan lupa kulitnya disimpan biar kacang dianggap tidak lupa kulitnya. Perlu diingat juga, apa pun merek dan jenis kacangnya, kulit atau bungkusnya harus dipisah dulu dari kacangnya sebelum dimakan.
Zaman sekarang orang sudah maklum dengan ungkapan dan perilaku seperti; "kacang lupa kulitnya", karena orang sudah banyak yang pelupa. Hal ini mungkin akibat kesibukan dan beban pikiran terlalu banyak.
Apapun alasannya yang penting jangan sampai "kacang makan kulitnya".
Selasa, April 23, 2013
Bulan Pada Sebait Sunyi
mulai kelam...
jangan kau kira dulu,
itu malam...
memang adanya bulan
mampu menghadirkan,
sebait sunyi...
hati pun,
dapat berubah sekejap
karenanya..,
raga pun,
bagaikan vas tanpa bunga,
yang memberi aroma...
rasa pun,
berbaur menjadi satu...
merubah laku...
namun, hari ini...
biarkan semua...
hati, raga, rasa...
bersantai bersama hidup...
menikmati nyanyian irama waktu,
agar setiap hari baru tiba,
ada cahaya terang...
terpancar dimatamu...
***coretanku: 08.20. 20042013
Baca selengkapnya...
Minggu, April 21, 2013
Nasib Rumah Gadang
Rumah Gadang merupakan simbol dan menjadi salah satu bentuk ikatan komunal suatu kaum atau pesukuan di Minangkabau. Saat ini keberadaan Rumah Gadang, mulai usang ditelan masa, hilang ditinggal penghuninya. Atapnya mulai bocor dan keropos, kayu-kayunya pun sudah banyak yang lapuk dan tak terawat, sehingga sudah tidak layak huni. Rumah gadang yang telah lapuk biasanya dibongkar lalu ditukar dengan bangunan baru yang lebih permanen, dan biasanya tidak lagi berbentuk Rumah Gadang.
Baca selengkapnya...
Baca selengkapnya...
Sabtu, April 20, 2013
Kau Hilang
hati mu hadir
berikan bahagia...
hingga
sebentuk ruang mulai tercipta
pada sisi hatiku
senyum mu selalu ada
membawa terang...
hingga
secercah harap itu nyata
dan kini
saat seberkas hasrat membentuk rasa
pada relung jiwa
kau hilang
diantara seribu makna
bersama diamnya malam
lepaskan aku sejenak
dari perasaan kuat bersamamu
meski itu sesaat....
karena,
jauh darimu bukan luka...
***coretanku 20.13 19042013
Baca selengkapnya...
Kamis, April 18, 2013
Muaralabuh Solok Selatan
Taman Kota Muara Labuh di Kabupaten Solok Selatan.Taman kota ini menjadi Landmark atau penanda yang dapat mengingatkan seseorang akan keberadaan kota tersebut. Selain itu keberadaan rumah gadang juga menjadi ciri dari daerah ini.
Baca selengkapnya...
Rabu, April 17, 2013
Hewan Lucu Dan Unik
Berikut ingin berbagi, beberapa foto hewan lucu dan unik. Foto hewan hewan ini diambil menggunakan HP jadul, saat mereka tanpa sengaja terlihat dan menghampiri.
Baca selengkapnya...
Baca selengkapnya...
Senin, April 15, 2013
Memperlambat Awal
memikirkanya...
membuatku dahaga
haus tak hingga
lelah tak berkesudahan
kini aku lebih memilih,
bersendiri...
memperlambat awal
agar tidak bermula kembali,
sebelum tiba pada akhir...
***coretanku: 16.11. 14042013
Baca selengkapnya...
Kamis, April 11, 2013
Adakah Tanya Tak Butuh Jawab
walaupun janji pada ucap...
seharusnya kita itu;
ada aku,
ada kamu,
dan tidak ada yang lain diantaranya....
namun,
ketika mereka bertanya,
tentang aku,
aku coba tetap senang
ketika mereka bertanya,
tentang kamu,
aku hanya mampu tersenyum tenang
ketika semua bertanya,
tentang kita,
aku hanya bisa diam dalam bimbang
kenapa semua berharap jawab,
sedangkan aku tak lagi ingin ada tanya
kapan semua lupa,
agar aku dapat melupakan...
***coretanku: 15:10 10042013
Baca selengkapnya...
Minggu, April 07, 2013
Hujan Hari Ini
tak perlu kita menanti,
hujan itu jatuh merinai
hingga di penghujung bulan Juni...
karena kita tak 'kan tabah, begini...
biarkan hujan itu tercurah hari ini,
agar kita terbiasa kehujanan karenanya
biarkan ia membasahi;
serambi hati kita, ruang rasa kita, bahkan sudut jiwa kita...
biarkan ia menderas,
membasuh setiap celah kelam kita,
biarkan rerintiknya melunturkan taburan ego kita,
lalu hanyut bersamanya...
percayalah...
hujan yang kita petik hari ini....
akan membuat kita lebih mengerti,
arti jejak yang tertinggal...
***coretanku: 20.13 02042013
Baca selengkapnya...
Minggu, Maret 31, 2013
Kau Aku Tak Lagi Kita
dan kini,
aku kau telah berada pada semestinya kita
dimana,
rangkaian janji pun di akhiri
agar kisah tak berubah lusuh lalu memburam
dalam perjalanan hingga berkesudahan
adalah kita berganti arah
ketika langkah bertuju terhenti
pada persimpangan rasa
namun kenapa;
kau aku tak lagi kita
***coretanku. 19.22. 28032013
Baca selengkapnya...
Rabu, Maret 27, 2013
Lukisan Djoko Pekik
Djoko Pekik lahir di Grobogan, Purwodadi, Jawa Tengah, 2 Januari 1937. Pendidikan : Akademi Seni Rupa Indonesia, Yogyakarta (1957-1962).
Mendapat julukan pelukis satu miliar, karena lukisannya, Indonesia 1998 Berburu Celeng, terjual seharga Rp 1 miliar dalam satu pameran di Yogyakarta, tahun 1999. Berburu Celeng bersama dua lukisan lain, Susu Raja Celeng (1996) dan Tanpa Bunga dan Telegram Duka Cita 2000, merupakan sebuah trilogi.
***lukisan diatas merupakan lukisan yang dibuat waktu beliau berada di kota Padang tahun 2012.
Baca selengkapnya...
Jumat, Maret 22, 2013
Harta dan Cinta
kalau kemewahan yang kau harap dariku
terus terang ku katakan semua itu ku tak punya
seandainya kau pinta kasih sayang dariku
demi Tuhan ku bersumpah cintaku hanyalah untukmu, hanyalah untukmu
akupun ingin membuat engkau bahagia
walaupun harus kerja membanting tulang
biar pergi pagi pulang di tengah malam
ini semua ku rela menjalani
begitu sayangku yang ada untukmu
seandainya kau pinta kasih sayang dariku
demi Tuhan ku bersumpah cintaku hanyalah untukmu, hanyalah untukmu
akupun ingin membuat engkau bahagia
walaupun harus kerja membanting tulang
biar pergi pagi pulang di tengah malam
ini semua ku rela menjalani
begitu sayangku yang ada untukmu
seandainya kau pinta kasih sayang dariku
demi Tuhan ku bersumpah cintaku hanyalah untukmu, hanyalah untukmu
Hamdan ATT - Harta dan Cinta
Baca selengkapnya...
Kamis, Maret 21, 2013
Beruk dan Biduk
Beruk merupakan binatang yang pintar, di daerah-daerah Sumatera Barat, beruk biasnya dimanfaatkan sebagai hewan yang membantu memanjat pohon kelapa untuk memanen buahnya. Beruk yang pernah saya lihat ini sangat lihai, dia mampu membawa sampan atau biduk untuk menyeberang muara.
Baca selengkapnya...
Selasa, Maret 19, 2013
Rumah Arsitektur Kolonial
Rumah dengan gaya arsitektur kolonial ini terletak di daerah Silungkang kota Sawahlunto. Letak bangunan ini disebuah gang kecil, sehingga akses ke dalam tidak bisa menggunakan kendaraan. Bangunan sederhanan yang bisa membangkitkan kenangan pada masa lalu, terutama pada masa Belanda di Indonesia.
Ciri khas bangunan ini terletak pada tataruangnya, karena ada ruang-ruang perantara antara ruang dalam dengan ruang luar yaitu teras-teras baik itu didepan, samping maupun belakang. Teras atau berfungsi untuk mengatasi tampias air hujan dan isolator udara panas luar ke dalam. Padu padan prinsip desain atau filosofi desain bangsa barat dan bangsa timur. Dimana barat yang tertutup dengan filosofi timur yang terbuka terhadap alam, hal ini diwujudkan juga melalui teras.
Baca selengkapnya...
Minggu, Maret 17, 2013
We Are Young
Give me a second I,
I need to get my story straight
My friends are in the bathroom getting higher than the Empire State
My lover she's waiting for me just across the bar
My seat's been taken by some sunglasses asking bout a scar, and
I know I gave it to you months ago
I know you're trying to forget
But between the drinks and subtle things
The holes in my apologies, you know
I'm trying hard to take it back
So if by the time the bar closes
And you feel like falling down
I'll carry you home
Tonight
We are young
So let's set the world on fire
We can burn brighter than the sun
Tonight
We are young
So let's set the world on fire
We can burn brighter than the sun
Now I know that I'm not
All that you got
I guess that I, I just thought
Maybe we could find new ways to fall apart
But our friends are back
So let's raise a glass
'Cause I found someone to carry me home
Tonight
We are young
So let's set the world on fire
We can burn brighter than the sun
Tonight
We are young
So let's set the world on fire
We can burn brighter than the sun
Carry me home tonight
Just carry me home tonight
Carry me home tonight
Just carry me home tonight
The moon is on my side
I have no reason to run
So will someone come and carry me home tonight
The angels never arrived
But I can hear the choir
So will someone come and carry me home
Tonight
We are young
So let's set the world on fire
We can burn brighter than the sun
Tonight
We are young
So let's set the world on fire
We can burn brighter than the sun
So if by the time the bar closes
And you feel like falling down
I'll carry you home tonight
Fun feat Janelle Monáe We Are Young
Baca selengkapnya...
Senin, Maret 11, 2013
Waktu Jeda
memang....
waktu tak kenal jeda....
aku selalu bergumul didalamnya
namun kenapa,
kau yang berpeluh keringat...
apa karena....
akhir adalah permulaan
dimana kau dan aku tak pernah menapaki mula
juga mungkin tak pernah sampai pada selesai...
***saduran:
Baca selengkapnya...
Selasa, Maret 05, 2013
Asmara Buram
langit meninggi berona kelam
bulan bintang beranjak bergegas...
meninggalkan malam...
disanalah terselip kisah buram...
antara kau dan aku,
bersama sepenggal asmara,
yang berlaku enggan....
****coretanku 13.13. 03032013 Baca selengkapnya...
disajikan oleh
pinokioze
pada jam
10:30
Senin, Maret 04, 2013
Renungan Teduh
biarkan rasa ini menjauh berjarak...
bersendiri...
tinggalkan arti,
karena hati telah memilih hempaskan cinta...
hingga luka,
tetap bersama,
adalah mimpi terburuk yang kita punya....
dan,
terus menuntun kepenghujung duka....
biarkan cerita ini berkisah,
lalu mengambil waktu kita...
hingga amat sangat...
biarkan semua berhenti diawal, lalu berawal sebelum berakhir....
***coretanku 18.24. 03032013
Baca selengkapnya...
Minggu, Maret 03, 2013
Hari Penuh Malam
ini katanya malam hening
kenapa ada dengung berdenging...
pekak kan liang kuping,
ingin saja pecahkan benak nan mulai mengering...
hingga berkeping
membeling.....
hancur lebur derai berpuing,
kembali hening,
lalu,
berpaling,
padamu penuh bening...
***coretanku 14.21. 02032013 Baca selengkapnya...
Sabtu, Maret 02, 2013
Semua Berketika Lalu Sirna
embun berganti percikan gerimis
ketika sedih berbuah tangis
dan kau pun berlari mengukir jarak
hingga kita tak lagi,
bersetia pada janji tercipta
secepat semua berketika lalu sirna,
dulu...
memang cinta kita bermula hadir,
bukan karena hati, tapi karena rupa...
elok ada saat berpandang,
namun anggun hati tersamar gamang...
kini,
semua hilang...
***coretanku 20:18 01032013
Baca selengkapnya...
Jumat, Maret 01, 2013
Tersesat di Hatimu
dan kini,
aku seakan tersesat di hatimu
hilang arah tertuju...
resah pun seolah ingin
membunuh rasa perlahan pelan
begitu juga seribu ragu
hadir menusuk mendalam,
menghujam lintas sanubari...
apabila ini adalah benar adanya...
biarkan raga padu satu kembali,
bersama jiwa jiwa ku yang terbang...
diantara kepakan sayap sukma
aku ingin tersadar
kembali aku,
biarkan aku menjadi nyata
ke rasa sebenarnya rasa
mengurai logika, merenung...
hingga nalar mrnuju kebenaran makna
biarkan aku keluar dan berlari...
jauh dari angan angan,
atas kecantikan mu
yang terus menuntun pujian ku
terlontar lalu bebas terucap
biarkan aku tak lagi,
terbius pesona elok anggun mu,
meski tanpa mu,
aku ingin kembali pada seutuhnya aku...
***coretanku 19:08 24022013
Baca selengkapnya...
Minggu, Februari 24, 2013
Apakah Harus Seperti Ini
Apakah semua harus berakhir sudah
Dan berhenti sampai di sini
Jangan paksakan aku mengiyakan inginmu
Bila tak kau indahkan semua mimpi tentang kita
Tak ada satupun manusia di muka bumi
Yang tak ingin dihargai
Engkau dan aku mungkin berbeda
Tapi kita masih bisa bicara dan saling mendengar
Bukan harus seperti ini
Apakah semua harus berakhir sudah
Dan berhenti sampai di sini
Jangan paksakan aku mengiyakan inginmu
Bila tak kau indahkan semua mimpi tentang kita
Haruskah kita seperti ini
Apakah semua harus berakhir sudah
Dan berhenti sampai di sini
Jangan paksakan aku mengiyakan inginmu
Bila tak kau indahkan semua mimpi tentang kita
haruskah kita seperti ini
(tentang kita, tentang kita)
tak harus seperti ini
(tentang kita)
Voc : Musikimia
Judul Lirik : Apakah Harus Seperti Ini
Baca selengkapnya...
Sabtu, Februari 23, 2013
Ku Akan Ada Pada Semestinya Kita
apakah harus seperti ini...
risaunya hati,
ku tanggungkan...
ketika satu demi satu,
bosan ku hadir atas sikap mu...
kembali berulang
memang bertaburan beda
pada seharusnya kita rangkai...
penuh harap tersusun...
padu indah bermakna,
menuju singgasana rasa
penuh cita-cita dan cinta bermahkota,
namun selalu saja terulang...
kembali berulang,
apakah harus terus seperti ini...
jika memang,
aku menjadi beban
dalam susunan hati mu,
lepaskanlah...
jika aku hanya..
akan mempersempit ruang pikiran mu...
lupakanlah...,
jika semua terasa berat
biarkan semua terapus hilang...
ku akan ada pada semestinya kita.....
**coretanku 09.01. 23022013
Baca selengkapnya...
Rabu, Februari 20, 2013
Hadapi Dengan Senyuman
Setiap kita pasti pernah dihadapkan dengan persoalan. Ada persoalan besar maupun persoalan kecil. Setiap persoalan tersebut tentunya ada jalan keluarnya untuk memperoleh yang hasil yang terbaik.
Sebuah lyrick lagu yang cukup tepat dengan keadaan ini yaitu:
Hadapi dengan senyuman
Semua yang terjadi
Biar terjadi…
Hadapi dengan tenang jiwa
Semua... kan baik baik saja
Bila ketetapan tuhan
Sudah ditetapkan
Tetaplah sudah…
Tak ada yang bisa merubah
Dan takkan bisa berubah
Relakanlah saja ini
Bahwa semua yang terbaik
....
(Hadapi Dengan Senyuman - Dewa 19)
Baca selengkapnya...
Selasa, Februari 19, 2013
Tak Lagi Ku Lihat, Ku Dengar, Ku Rasa

saat masa berketika...
adakalanya rasa itu binasa
tidak pedulikan mereka...
kau, dia bahkan kita...
jenuhku....
mampu berubah murka,
untuk hapus sejuta kata diantara...
biarkan semua...
nanti bicara...
ceritakan gagal adanya...
sepenggal penuh, pada satu rencana kita...
semestinya...
ingin ku....
tak lagi; ku lihat...
ku dengar...
ku rasa...
adanya kau pada celah bermakna....
***coretanku 12:10. 19022013 Baca selengkapnya...
Minggu, Februari 17, 2013
Biasa Karena Terbiasa
berjarak penuh rintang seperti ini,
membuatku harus terbiasa...
terbiasa sendiri
terbiasa menjaga hati,
dan terbiasa tanpa mu...
walau rindu ku hadir diantaranya
mengupas senja berganti malam
hingga pagi kembali menyapa siang,
masih saja ku menanti mu,
menanti cerahmu penuh jawab
seperti semesta yang yakin akan hadirnya mentari
seperti itulah yakin ku....
ku datang kau penuh terima...
karena semua akan berubah indah pada waktunya
akan ku tunggu kau...
hingga ke ujung senja usia kita
coretanku 18:33. 16022013
Baca selengkapnya...
Sabtu, Februari 16, 2013
Adakah Ingkar Dalam Ucap
adalah malam
ketika senja itu
tak lagi dapat kunikmati
bersama lembut senyum mu
pijar bulan memudar
saat ia tau...
dirimu menjauh,
berlaku enggan...
kerdip bintang,
tak lagi satu nada
saat ia mendengar,
bahwa dirimu tak lagi ingin...
membalas halus tegur sapa ku,
ada apa dengan diri mu?
apakah ada ingkar dalam ucap ku...
***coretanku 19:11. 15022013
Baca selengkapnya...
Jumat, Februari 15, 2013
Tak Terungkap
saat tatap mu jauh mendalam,
hingga hadirlah berjuta ragu mu...
kenapa riak wajah,
harus dipersalahkan....
meski pancarnya,
masih saja mendatar dingin
memang makna tak dapat ku ungkap
itulah adanya...
tidak mampu ku samarkan,
apabila jujurnya hati...
tak mampu cerahkan rasa mu,
biarkan semua kembali bermula dari kata...
***coretanku 16:33. 14022013
Baca selengkapnya...
Kamis, Februari 14, 2013
Pagi Bersama Mu
senandung merdu kicau burung-burung
diantara nyanyian ayam pejantan,
riuh bersautan...
sembari menikmati,
kabut turun menipis tertiup angin
lalu hilang,
desau angin bergerak pelan perlahan...
membawa belaian dingin,
satu persatu bening tetesan embun,
jatuh membasahi tanah subur penuh janji...
hamparan hijau kemilau pucuk-pucuk teh
berharap mewangi,
menandingi semerbak aroma bunga warna warni...
ufuk timur pun berbinar
menyambut semaraknya pagi...
bersama lagit cerah,
ku pandangi kau...
masih larut dalam lelap,
lelah telah memaksa mu...
melewati indahnya pagi bermentari
ingin ku menyapa mu,
menikmati hamparan pagi,
tanpa gerimis di hati mu...
coretanku 05:33. 14022013
Padang Aro, ketika pagi ku, tanpa gerimis di hati mu,
***untuk yang di hati..
Baca selengkapnya...
Selasa, Februari 12, 2013
Belajar Desain
Belajar desain...
Mampu membuat desain yang baik dan penuh makna adalah kepuasan tersendiri. Saat ini sudah banyak software atau tools yang dapat mewujudkan ide-ide desain anda.
Baca selengkapnya...
Minggu, Februari 10, 2013
Malin Pangulu Jadi Bintang Iklan
Waktu melintasi salah satu jalan di Kota Padang, saya dikejutkan ketika melihat sebuah poster besar yang menempel di depan toko dan didinding dekat pagar bangunan. Benar saja karena wajah yang terpajang sangat saya kenal. Dia adalah Idrus Malin Pangulu yang biasa saya panggil "Pak Uwo", warga Desa Balai Batu Sandaran - Nagari Kajai, Kota Sawahlunto.
Yang jadi pertanyaan, apakah Malin Pangulu tahu fotonya waktu atraksi pencak silat di Acara Bakaru Desa Balai Batu Sandaran itu di pajang disana.
Baca selengkapnya...
Kamis, Februari 07, 2013
Arah Rindu
jangan rubah arah rindu itu...
meski semesta merentang jarak,
membatas waktu.....
biarkan bias dekat,
larut dalam buih waktu,
yang menguap menjadi rasa,
terbawa angin kesetiaan...
***corentanku. 21.20. 05022013
Baca selengkapnya...
Sabtu, Februari 02, 2013
Ketika Jarak Berbilang
waktu terasa menghukum,
ketika jarak berbilang...
menghambat dekat...
dan kebersamaan...,
namun,
jangan biarkan dekat...
digores resah bersama jarak
yang merentang ke ujung waktu
biarkan waktu itu menciptakan jarak....
karena...
tanpa jarak tidak akan ada dekat
tanpa dekat tidak akan ada rindu
tanpa rindu...
waktu akan terasa sederhana
apabila jarak terjauh...
adalah masa kekinian...
biarkan rindu itu larut...
direndam buih waktu
karena waktu jua....
yang akan menjawab semuanya,
seiring laju harapan dan impian,
yang bersembunyi di liang hati....
***coretanku. 14.50. 02022013
Baca selengkapnya...
Jumat, Februari 01, 2013
Tunas, Taufik Nasirwan Tumbuh di Sawahlunto
Sebuah pesan singkat masuk di inbox handphone jadul milik saya pagi ini. Isi pesan tersebut memenuhi jawaban tentang rasa keingintahuan saya tentang kata "TUNAS" yang diusung kedua bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Sawahlunto yang maju di Pilkada 2013 nanti. Ternyata kata "TUNAS" tersebut tidak hanya sebagai singkatan dari kedua nama orang yang maju di jalur independen ini, melaikan juga sebuah rangkaian kata yang bisa menjadi motivasi dan penyemangat mereka untuk dapat memajukan Kota Sawahluunto.
TUNAS: Tulus, Unggul, Netral, Amanah, Sejahtera.
Kalau dijabarkan kata-kata tersebut akan menjadi:
- Tulus dalam mengabdi kepada masyarakat,
- Unggul dalam meraih prestasi,
- Netral dalam mendapatkan hak suara,
- Amanah dalam melaksanakan tugas
- Sejahtera kan Kota Sawahlunto
Untuk dapat mewujudkan lima kata tersebut, sudah barang tentu Taufik dan Nasirwan membutuhkan dukungan dan peran serta masyarakat Kota Sawahlunto. Karena tanpa peran serta dan dukungan masyarakat maka kata-kata tersebut hanya akan menjadi sebuah ungkapan, namun apabila didukung penuh masyarakat kata-kata tersebut akan berubah menjadi harapan dan penyemangat bersama dalam memajukan Kota Sawahlunto kedepannya .
Jika diberi kepercayaan penuh tidak dipungkiri bahwa "TUNAS" tersebut akan tumbuh besar menjadi batang, daun segar, calon bunga dan calon buah keberhasilan bagi Kota Sawahlunto yang bisa dinikmati secara bersama-sama oleh masyarakat.
Baca selengkapnya...
Senin, Januari 28, 2013
Batang Piaman Katiak dari Dulu Hingga Kini
Malam minggu kemarin tepatnya tanggal 26 Januari 2013 saya mengunjungi Masjid Batang Piaman Katiak untuk menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW. Masjid Jami' Batang Piaman terlihat baru saja diperbaiki menjelang acara ini. Masjid ini merupakan salah satu masjid tua yang ada di Sumatera Barat. Masjid ini masuk dalam kategori Bangunan Cagar Budaya. Masjid yang terletak di Korong Batang Piaman Katiak, Kanagarian Gunung Padang Alai, Kecamatan Padang Alai, Kabupaten Padang Pariaman.
Acara yang cukup ramai yang dihadiri anak-anak, remaja, tua muda, ibu-ibu, bapak-bapak, niniak mamak, urang sumando, pakiah, labai, tuangku dan tokoh ulama, cadiak pandai dan lainnya yang ada di dusun ini. Ada juga masyarakat yang sengaja pulang dari rantau hanya untuk menghadiri acara tahunan di kampung mereka ini.
Tradisi yang membawa jamba ke masjid cerminan kebersamaan masyarakat dalam nagari yang masih dipertahankan hingga kini. Ada yang membawa buah-buahan, makanan beraneka jenis, panganan berupa kue-kue dan roti. Masyarakat bergiliran naik ke masjid untuk menikmati hidangan jamba yang ada. Sedangkan acara yang utama yaitu berdzikir atau badikia dan bahikayat hingga larut malam.
Disela-sela kegiatan makan bajamba, saya sempat berdialog dengan beberapa tokoh masyarakat. Orang tua tersebut tidak begitu mengenal saya, karena memang saya sangat jarang datang kekampung tersebut. Saya pun memperkenalkan diri dan basijarah tentang keluarga saya. Diantara beberapa percakapan kami, saya sempat menanyakan dengan sedikit bercanda; "sebenarnya apa kesalahan kampung kita ini kepada pemarintah, jauh sebelum saya dilahirkan hingga sekarang, jalan menuju kampung kita ini tidak pernah berubah, selalu seperti itu, alah bantuak kuah sate". Beberapa tetua kampung hanya tersenyum, salah satu dari mereka mengatakan; "alah nasib kito mah, yuang" seloroh nya. "selain jalan yang becek, masjid kita ini yang katanya termasuk bangunan cagar budaya, namun tidak ada bantuan untuk memperbaikinya dari pemerintah, apalagi setelah gempa 2009, kami masyarakat iuran bersama membeli kayu dan papan untuk memperbaiki dinding masjid yang kamu lihat ini" ucap bapak tersebut sedikit serius. "katanya ada bantuan gempa untuk mesjid, sekitar 10 juta, tapi entah kemana larinya uang itu" timpal bapak satunya. "urang kini badugo cadiak sajo" sambung bapak tadi lagi. Saya hanya tersenyum dan membatin, ternyata masih ada orang yang tega mengambil hak masjid.
Setelah lama bercakap-cakap, saya pun izin untuk kembali pulang karena sudah larut. Dalam benak saya, apakah saya bisa melewati medan jalan yang sangat mengerikan dan licin hingga samapai ke rumah.
Entah sampai kapan masyarakat Batang Piaman Katiak ini bisa menikmati lancarnya jalan tanpa harus berjuang melewati jalan yang mirip dengan medan motor cross tersebut. Mudah-mudahan bapak Bupati bisa menyempatkan waktu untuk berkunjung kelapangan melihat kondisi sebenarnya.
Baca selengkapnya...
Minggu, Januari 27, 2013
Apa Adanya
aku hanya berharap,
apa adanya....
aku
bisa melengkapi
apa adanya,
kamu...
dan,
apa adanya....
kamu
bisa melengkapi
apa adanya,
aku...
karena,
hanya waktu lah..
yang tahu...
berapa nilai....
sesungguhnya dari
cinta itu....
***coretanku 16.08. 27012013
Baca selengkapnya...
Rabu, Januari 23, 2013
Nasirwan Berbekal Prestasi Menuju Kota
Foto Kepala Desa Saat Memainkan Musik Penyemarak Acara Gotong Royong Nagari
Jika kembali mengingat waktu pertama kali datang ke Kota Sawahlunto tahun 2010, dimana waktu itu saya mendapat kepercayaan untuk ditugaskan di Desa Balai Batu Sandaran. Sebelum datang ke desa tersebut, rasa penasaran saya tentang desa yang berada di salah satu dataran tinggi Sawahlunto, semakin besar. Sampai-sampai saya harus bertanya pada sebagian orang tentang keberadaan dan kondisi desa yang mendapat bantuan dana pusat sebesar 1 milyar ini.
Berdasarkan informasi yang saya dapat dari hasil percakapan dengan beberapa orang di beberapa warung dan tempat umum di kawasan Kota Lama Sawahlunto. Kata mereka hingga tahun 1992, Desa Balai Batu Sandaran yang dulunya dikenal dengan sebutan Nagari Kajai, masuk ke dalam Kecamatan Barangin, masih merupakan desa terisolir. Pada masa itu penerangan listrik belum ada, jalannya pun masih tanah sehingga sulit untuk ditempuh dengan kendaraan bermotor.
Ketika pertama menginjakan kaki di desa tersebut, ternyata memang sebagian jalan masih tanah dan sebagian sudah ada yang di cor beton dan di aspal hotmix namun kondisinya cukup memprihatinkan, sedangkan dua dusunnya masih belum mendapatkan aliran listrik dan air bersih.
Hampir satu tahun saya berada dan berbaur dengan masyarakat di desa yang berpenduduk ±710 jiwa yang terdiri dari ±194 KK tersebut. Suasananya yang hijau dan arsi, kelestarian adat, budaya dan agama tetap terjaga dengan baik serta keramah tamahan dan semangat kegotong royongan warganya sangat tinggi, sehingga hal ini patut di apresiasi. Memang tidak salah jika ada yang mengatakan bahwa BBS itu “Bila Berkunjung Senang”.
Kalau melihat kehidupan masyarakatnya, desa ini memang sudah lama mengalami swasembada beras. Di desa ini sudah ada tanaman kakao sebanyak 200 hektare, sawah 135 hektare, serai wangi 73 hektare serta puluhan hektare tanaman nilam dan kemiri, sedangkan lahan kosong dimanfaatkan masyarakat dengan ditanami sayur mayur untuk kebutuhan sehari-hari. Masyarakatnya tiap hari terlihat sangat tekun dan telaten mengolah lahan-lahan pertanian potensia milik mereka.
Selama kepemimpinan Nasirwan, S.Sos sebagai Kepala Desa yang tentunya tidak terlepas dari dukungan dan kekompakan warganya, maka banyak program pemerintah bisa dimanfaatkan dan dilaksanakan dengan baik oleh Desa Balai Batu Sandaran. Setiap program yang dipercayakan kepada desa ini, maka masyarakat secara bersama-sama dengan pemerintahan desa bahu-membahu untuk dapat mewujudkan hasil yang terbaik dan bermanfaat. Berkat kharisma dan jiwa kepemimpinan seorang Nasirwan S.Sos, masyarakatnya tidak segan-segan meluangkan waktu mereka jika diminta hadir di balai desa, baik itu siang ataupun malam untuk membicarakan dan memusyawarahkan rencana pembangunan desa kedepannya. Maka tidak heran desa Balai Batu Sandaran bisa maju pesat seperti sekarang ini.
Tidak dipungkiri dua periode (12 tahun) kepemimpinan Nasirwan, S.Sos telah menghasilakan hal yang sangat positif bagi masyarakatnya, mengingat warga desa Balai Batu Sandaran telah terlepas dari belenggu kemiskinan dan perkembangan juga terlihat di sektor ekonomi masyarakat, industri pertanian dan perkebunan, kesehatan, pendidikan, informasi dan teknologi, kesemuanya terlihat terus mengalami peningkatan.
Satu catatan khusus untuk Nasirwan, S.Sos dimana selama berada di Desa Balai batu Sandaran saya melihat bahwa beliau telah berhasil melakukan percepatan dalam perubahan sosial masyarakatnya. Perubahan yang sebenarnya dapat saja terjadi sesuai perkembangan pemikiran manusia itu sendiri. Namun Nasirwan melihat peluang tersebut sehingga melakukan perubahan dan perbaikan bagi sumberdaya manusianya terutama warga Desa Balai Batu Sandaran itu sendiri dengan lebih cepat.
Perubahan sosial masyarakat yang dilakukan tersebut diantaranya yaitu:
- Mengembangkan sikap toleransi dalam masyarakat untuk menunjukan sikap saling menjaga saling menghargai dan menghormati terhadap aktivitas yang dilakukan oleh warga lain. Hal ini dituangkan dalam bentuk peraturan desa/ nagari.
- Meningkatkan semangat dan etos kerja masyarakat yang mayoritas petani. Dibuktikan dengan membuka akses atau jalur transportasi menuju kawasa sentra produksi yang menghemat waktu masyarakat menuju lahan mereka.
- Melestarikan upacara tradisi yang dianggap mempunyai makna simbolik. Upacara tradisi tersebut difungsikan sebagai media integrasi sosial. Acara tradisi yang rutin dilaksanakan tiap tahunnya di desa ini yaitu acara karu nagari dengan memotong kerbau atau kambing.
- Melestarikan seni, tari, tradisi dan budaya masyarakat, dimana generasi muda kembali diperkenalkan dengan seni tari piring, pencak silat, randai, music talemping tangan dan lain sebagainya.
- Melaksanakan dan menanamkan jiwa gotong royong di dalam masyarakat. Sehingga gotong royong nagari menjadi agenda rutin yang dilakukan untuk membersihan dan menjaga lingkungan desa.
- Melakukan studi atau berhubungan dengan daerah lain untuk menyampaikan dan memperoleh informasi, ide, keterampilan, dan pemikiran. Sehingga hubungan dengan daerah lain dijadikan media saling bertukar informasi. Baik dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi terutama disektor pertanian.
- Merubah cara (metode) pertanian lama dengan melakukan inovasi dan teknologi. Hal ini diterapkan pada sektor pertanian sawah, serai wangi, nilam , perkebunan kemiri yang dibuktikan dengan adanya alat pemecah kemiri dan alat penyulingan minyak atsiri.
- Melakukan pembangunan pertanian dibidang Agribisnis melalui manajemen bisnis dan pemasaran produk hasil pertanian di masyarakat serta segala sesuatu yang berkaitan dengan bisnis di bidang pertanian.
- Melakukan pembangunan pertanian dibidang Agroindustri yang bergerak di bidang pengolahan hasil pertanian dengan tujuan meningkatkan nilai tambah hasil pertanian dengan penerapan teknologi tepat guna.
- Menerapkan teknologi dan informasi modern di masyarakat, dimana masyarakat sudah mengenal pengurusan surat di desa secara online, memperoleh informasi dan teknologi pertanian terbaru melalui internet.
- Memanfaatkan sumber daya yang ada untuk mendukung pembangunan desa secara menyeluruh. Hal ini dibuktikan kepada generasi muda angkatan kerja potensial di berikan pelatihan computer, keterampilan mengemudi, dan lain sebagainnya sebagai modal awal.
- Menerapakan pembangunan yang berbasisakan komunitas dan pemeberdayaaan perempuan/ bundo kanduang.
- Menumbuhkan dan menanamkan semangat tinggi di masyarakat; "dengan potensi yang ada jadikan kita terdepan"
- Dll,
Beberapa perubahan dan perbaikan dalam masyarakat Desa Balai Batu Sandaran yang telah dilakukan membuahkan hasil yang cukup membanggakan diantaranya; Pemenang Lomba desa Tingkat Kota Sawahlunto Tahun 2006; Pemenang Lomba Desa Tingkat Kota Sawahlunto Tahun 2011; Penerima penghargaan “Anugerah Inovasi Perkebunan bagi Gubernur, Bupati, Peneliti, Tokoh Nasional dan Petani” dari Kementerian Pertanian RI dengan kategori “Berprestasi mengolah lahan kritis yang tandus dengan tingkat kemiringan tinggi menjadi lahan bernilai ekonomis dan wawasan konservasi lahan dengan tanaman Atsiri” Oktober 2011; menjadi desa pusat penelitian bagi akademisi untuk lahan Serai Wangi dan Nilam.
Sebenarnya itu hanya sebagian dari sekian bentuk keberhasilan lainya Desa Balai Batu Sandaran yang dipimpin kepala desanya Nasirwan, S.Sos.
Kalau membaca berita dan wacana yang berkembang dimasyarakat saat ini, terutama tentang Pemilihan Kepala Daerah Sawahlunto dimana nama Nasirwan, S.Sos masuk sebagai bakal calon Wakil Walikota yang berpasangan dengan Taufik Syamsir sebagai bakal calon Walikota periode 2013-2018, cukup santer dikabarkan sebagai pasangan berpotensi karena maju di jalur independen.
Sebagai orang yang pernah tinggal dan berdiam di desa yang dipimpin seorang tokoh sederhana seperti Nasirwan, S.Sos merupakan suatu kebanggaan tersendiri melihat tokoh desanya mampu membuktikan kemampuannya dalam memimpin dan memajukan Kota Sawahlunto dimasa mendatang.
Baca selengkapnya...
Selasa, Januari 22, 2013
Semua Siap Jadi Juaranya
Foto Keakraban: Ali Yusuf, Erizal Ridwan dan Nasirwan
Dalam menghadapi riuh buncahnya perhelatan lima tahunan Pilkada di Sawahlunto 2013, yang akan berlangsun beberapa bulan mendatang, saya jadi teringat beberapa penggal kata-kata milik Dauglas Malloch di Akar-akar pohon, yang berbunyi:
"Kita tak bisa semuanya jadi komandan
Harus ada jadi pasukan
Semua ada kepentingannya masing-masing
Ada pekerjaan besar,
ada pekerjaan kecil
Semua harus dilakukan
Dan tugas yang harus kita kerjakan ialah
Yang terdekat dengan kita"
Membaca tulisan diatas sangat jelas bahwa masing-masing kita punya peran masing-masing dan masing masing kita tentunya ingin "naik kelas" dalam artian ingin melakukan hal yang lebih dari yang pernah kita lakukan
"Menang atau kalah, juara atau pecundang, kalian akan tetap menjadi bagian Sawahlunto...."
***Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya.... Baca selengkapnya...
Senin, Januari 21, 2013
Dia Mendengar Setiap yang Berkata
kemana kenangan hari ini,
apakah sudah kau kencingi...
dengan air cemburu mu,
apakah ia meninggalkan mu...
kenapa kau penggal purnama terakhir
yang bergayut di ujung rasa mu
dengan celoteh kasar mu
apakah ia membuat mu terik benderang....
untuk apa kau gores langit kemarin
yang bermega lembut
dengan warna gelap mu...
apakah ia membalut cerah mu.....
apakah kau mulai bosan
pada masa kekinian mu
apakah bergulirnya hari ke masa menyakitimu
ataukah kau mulai letih mengitari alur kehidupan....
mendekatlah pada Nya...
bersedekaplah dalam...penuh tenang
ungkaplah resah mu hingga ke ujung gundah
Dia mendengar setiap yang berkata...
***coretanku 17.08. 19012013 Baca selengkapnya...
Minggu, Januari 20, 2013
Tinta Pilkada
Disebuah toilet kantor terjadi sebuah percakapan yang begitu akrab antara dua orang pegawai Pemilihan Umum Kepala Daerah. Sebut saja Koni (29 tahun) dan Dicky (31 tahun), mereka merupakan teman satu team kalau ditugaskan keluar kota, ke daerah atau ke lapangan.
Koni : Dick, kenapa dengan kemaluan mu?, ko biru gitu? (sambil keheranan)
Dicky: Biasalah, ulah istri ku....
Koni : Istrimu, ngamuk ya? jangan-jangan kamu maksa ya semalam?
Dicky: Ga', ga ada acara paksa paksaan kok.... semua lancar...
Koni : Trus, kok, bisa sampai biru gitu...salah masuk ya?
Dicky : Ga' juga, Istriku, orangnya emang usil gitu, semalam habis begituan, dia ngolesin tinta Pilkada....(malu-malu)
Koni : Memangnya biar apa? pakai diolesin segala, biar tahan lama ya? mau juga nyoba....
Dicky: Bukan,bukan,,,,, kata istri ku, biar nggak bisa nyoblos lagi di tempat lain.....
Koni : Hahaha, di TPS lain?, Tempat Penyaluran Seksual lain maksudnya...
Dicky: Hahaha, bisa jadi....
Baca selengkapnya...
Sabtu, Januari 19, 2013
Pilihlah Pemimpin yang Sudah Teruji dan Terbukti di Masyarakat.
Aroma Pilkada Sawahlunto 2013 mulai menyengat masyarakat. Riuhnya pun mulai mulai membahana hingga ke penjuru desa, dusun ataupun nagari yang ada diselingkaran ‘Kota Wisata Tambang yang Berbudaya’ ini. Suhu politik Sawahlunto kian hari, kian terasa hangat menjelang dikumandangkannya kampanye resmi. Hal ini terlihat dari manca ragam “balon” dan warna-warninya bendera yang akan tampil memperebutkan kursi “hangat” dan nomor 1 di Kota Sawahlunto.
Sebahagian “balon” atau bakal calon Walikota dan bakal Calon Walikota sudah mulai berlomba-lomba tampil di hadapan publik, entah itu hadir di acara bahagia seperti pesta perkawinan atau sejenisnya, datang melayat di acara duka seperti kematian, acara keagamaan seperti pengajian atau mengikuti acara resmi lainya. Bahkan wajah dan slogan-slogan mereka mulai menghiasi media serta baliho ataupun spanduk yang ditempatkan di lokasi-lokasi strategis kota. Tidak dipungkiri bahwa setiap “balon” pasti akan berusaha untuk mengaku bahwa mereka lebih baik dan program kerja atau visi dan misi merekalah yang paling berpihak pada masyarakat.
Dalam Pilkada tahun ini, Masyarakat Sawahlunto akan disuguhi banyak pilihan calon pemimpin kota, baik yang diusung partai politik maupun dari jalur indipenden. Pada pilkada 2013 ini bakal calon yang maju bisa dianggap memiliki kualitas dan mempunyai peluang merata dan berimbang, sehingga bisa menjadikan pilkada Sawahlunto tahun ini lebih kompetitif dan berkualitas.
Maka dalam hal ini masyarakat harus lebih cerdas, pintar dan cermat dalam menentukan pemimpin pilihannya. Pemimpin yang akan menjalankan roda pemerintahan dan mendampingi masyarakat dalam jangka waktu lima tahun kedepan. Masyarakat diharapkan memilih calon pemimpin dengan hati nurani bukan atas tuntutan, desakan ataupun bujukan dari orang lain. Pilihlah tokoh atau sosok pemimpin yang benar-benar memiliki integritas tinggi, jujur dan benar-benar tulus dan ikhlas mengabdi kepada masyarakatnya. Pilihlah calon pemimpin yang memiliki track record serta sudah teruji dan terbukti di masyarakat.
”Seseorang tidak akan bisa memimpin individu-individu tanpa bisa membangun kejelasan masa depan bagi mereka. Sebab pemimpin adalah penjelas masa depan” (Napoleon)
“Apabila suatu urusan tidak diserahkan pada ahlinya, maka tunggu kehancurannya (urusan itu)” (Sabda Nabi Muhammad SAW)
***Pilihlah pemimpin yang benar-benar berpihak pada masyarakat
Baca selengkapnya...
Jumat, Januari 18, 2013
Bukan Ajang Pemilihan Kepala Suku Atau Tokoh Adat
Melihat sejarah dan keberadaan kota, maka Sawahlunto merupakan kota multi etnis. Keberagaman etnis, suku, adat dan budaya di Sawahlunto menjadi daya tarik tersendiri bagi kota ini. Diharap pada Pilkada tahun 2013 ini unsur keberagaman dan issu SARA tidak menjamur dan mewabah di masyarakat.
Tidak dipungkiri, Issu; siapa, dari suku apa?, siapa, dari etnis apa?, siapa, dari nagari mana?, siapa, orang mana?, atau siapa, dari partai mana?, masih menjadi bahan perbicaraan atau wacana yang berkembang dalam masyarakat hingga saat ini, bahkan mungkin menjelang hari “H” Pilkada ini.
Demi kesuksesan kegiatan lima tahunan ini, masyarakat kembali diminta untuk tidak mengedepankan issu SARA tersebut. Masyarakat juga diharapkan lebih bijak dalam meyingkapi issu yang berkembang dan lebih tanggap menghadapi hal-hal yang menjurus ke arah perpecahan.
Masyarakat harus lebih cerdas, pintar dan cermat dalam menentukan pemimpin pilihannya.
***Jangan jadikan Pilkada sebagai ajang pemilihan kepala suku atau tokoh adat
Baca selengkapnya...
Langganan:
Entri (Atom)
































.jpg)












