Rabu, September 03, 2008

Dia Cemburu...


Hubungan yang indah dan harmonis serta penuh warna, baik itu hubungan keluarga atau mungkin juga hubungan persahabatan, hubungan berteman, rekan kerja bahkan hubungan dengan kekasih bisa saja sirna dengan tiba-tiba hanya gara-gara ada benih perasaan cemburu.

Hampir semua orang pasti pernah memiliki perasaan cemburu pada pasangannya, meski kadar dan penyebabnya berbeda-beda. Sebagian orang berpendapat bahwa cemburu merupakan reaksi kompleks untuk melihat seberapa jauh kualitas serta nilai sebuah hubungan. Bisa diartikan; emosi, pikiran, perasaan dan perilaku seseorang bergabung menjadi satu. Ketika seseorang cemburu, berbagai rasa dan reaksi dalam dirinya muncul. Rasa sedih, rasa marah, rasa takut, rasa malu, rasa bersalah, rasa khawatir, tidak percaya diri serta bermacam-macam perasaan lainnya akan muncul dengan cepat.

Rasa cemburu sering kali muncul ketika salah satu pihak memiliki hubungan akrab dengan orang lain. Apakah orang lain itu teman pria atau teman wanita. Hal ini bisa memperburuk sebuah hubungan jika tidak dibicarakan dengan baik dengan pasangan. Karena tanpa disadari kadang telah terjadi hubungan yang tidak seimbang dengan pasangan, sehingga pasangan merasa dinomorduakan atau diabaikan.

Salah satu cara mengatasinya yaitu dengan mengkomunikasikan atau membicarakan dengan baik dan penuh pengertian. Serta bersikap adil atau seimbang agar pasangan mendapat waktu, perhatian, juga penghargaan yang cukup. Sikap dan perilaku sebaiknya bisa diubah, agar tidak menimbulkan rasa cemburu yang berlebihan yang mungkin bisa mengarah pada pertengkaran atau perpisahan. Jika cara ini dapat dilakukan dengan baik dan ada saling percaya satu sama lain, tentunya tak akan muncul perasaan cemburu.



Wajar dia marah;
karena memang engkau miliknya
karena dia adalah milikimu
bukan milikku

Mungkin salahku;
karena aku memilih
untuk tidak memilikimu
aku hanya selalu dekat dengan mu
bukan dengannya



***maaf, mengapa harus ada?




Tidak ada komentar: