Jumat, Juli 19, 2013
Jatuh Hati
Apakah kau peduli
Jika ternyata ku jatuh hati
Apakah kau mau tahu
Jika kau jatuh hati padaku
Kali ini ku merasa cinta
Memaksaku untuk bicara
Berkali-kali ku coba
Mencoba merangkai kata-kata
Tapi apa yang terjadi
Tak satu kata pun ku temui
Kali ini ku merasa cinta
Memaksaku untuk bicara
Kali ini ku merasa cinta
Membuatku tak mampu bicara
Haruskah ku menerima
Jika kenyataannya berbeda ooh
Atau ku biarkan saja
Semua yang terjadi tetap seperti ini
Kali ini ku merasa cinta
Memaksaku untuk bicara
Kali ini ku merasa cinta
Membuatku tak mampu bicara
Kali ini ku merasa
Mungkinkah ku yang akan memilikinya
Oh memilikinya memilikinya memilikinya memilikinya
Ipang - Jatuh Hati (OST Republik Twitter)
Baca selengkapnya...
Kamis, Juli 18, 2013
Bersamamu
Ketika sedang duduk disebuah warung, terdengar sayup sebuah lagu yang cukup meng-ayikan, setelah mencari tahutentang lagu tersebut ternyata lagu itu dinyanyikan oleh Shouljah. Kalau tidak salah penggal lyriknya:
Ke dalam hatimu, sayang
Kucoba untuk berikan sejuta kenyamanan
Dan tetaplah ada
Bersamamu
Kuakan terus kembali
Menikmati wangi cinta dan matahari
Bersamamu
Kuakan terus kembali
Menikmati pelangi saat badai pergi
Hilangkan semua cerita yang kita lalui
Kenanganku yang terindah dalam hidup ini
Semua kata-kata takkan cukup menggambarkan
Trus tersimpan dihati dan juga ingatan
Hari-hariku berjalan selalu didekatmu
Seakan waktu berhenti dan enggan berlalu
Kutorehkan ini dalam sebuah nada dan lagu
Karna bersamamu ku ingin ciptakan hidup yang baru
Bersamamu - Souljah
Baca selengkapnya...
Selasa, Juli 09, 2013
Ruang Berpintu
jika empat ruang yang terbuka itu
ku pilih satu karena adanya kamu
lalu bagaimana cara ku menutup pintu lain
tanpa harus dikunci ditutup rapat olehnya
ruang ruang hati yang dibukakan itu
selalu menyenangkan..,
membuat larut dalam hayal dan harapan
hingga lupa akan arti kejujuran dibalut kesetiaan
***coretanku 08072013. 20.11
Baca selengkapnya...
Sabtu, Juli 06, 2013
Berjalan Seperti Biasa
semua akan berjalan seperti biasa...
tak akan lagi lebut halus tegur penuh rayu
karena rasa telah memilih berhenti,
pada sepertiga jalan bertuju...
biarkan mula menununtun hingga bersua akhir
dimana makna berwujud berkesudahan...
***coretanku. 06072013. 21.21 Baca selengkapnya...
Selasa, Juni 25, 2013
Cinta Bukan Untuk Main-main
Cinta bukan untuk cari sensasi. Cinta itu untuk membangun kedamaian dalam kepastian, bukan untuk main-main. (Mario Teguh)
Baca selengkapnya...
Senin, Juni 24, 2013
Mimpi
kenapa tidak kita bunuh saja mimpi itu....
lalu membakarnya
dalam tungku kemurkaan rasa sadar
agar semua lenyap sirna...
jangan biarkan mimpi itu berulang....
mimpi yang akan menggiring menjauh
hingga tenggelam dalam telaga
yang mereka sebut dosa,
mimpi mimpi yang
membuat kita larut dibuai
bersama kita lupa karenanya
sampai ke ujung sesal....
***coretanku 10.11. 21062013
Baca selengkapnya...
Jumat, Juni 21, 2013
Ruang Hati
masihkah terbuka pintu itu...
titik mula menembus ruang...
yang selama ini tertutup, terkunci rapat...
untuk berbagi hati
berbagi menyenangkan hati,
karenanya
belajar pada kehidupan
demi jelajahi segala batas...
adalah bahagia tak hingga
ketika merasakan memiliki banyak detik waktu
lalu menikmati dalam kebersamaan....
**coretanku 20062013 23.10
Baca selengkapnya...
Jumat, Juni 14, 2013
Penantian Berbuah Luka
dalam lelahku, terkadang,
terlintas hayal besamamu...
meski itu bukan satu keharusan yang diharuskan....
karena kau aku belum lah kita...
walau adanya rasa, hadir berketika..,
karenanya semua mengalir bermuara indah...
biarpun lantun ucap belum bersepakat dalam lisan
biarpun rangkai kata belum berjanji dalam tulisan
namun biarkan terbentuk makna tersirat...
hingga ranum lalu berjalin erat....
entah.....
jika karena ku
penantianmu berubah luka
carilah penawar lara diantara hebusan angin
pada semesta benderang....dalam kekinian mu
***coretanku 20.12. 14062013
Baca selengkapnya...
Senin, Juni 03, 2013
Wanita Wanita
wanita,
wanita-wanita
dan wanita..,
adalah sama dalam kata
akan dimengerti jika dimengerti
akan paham jika dipahami
wanita itu,
itulah wanita,
kadang ada, kadang tiada...
dalam goresan lamunan...
lalu...
dimana beda...
*coretanku 25052013 10.10
Baca selengkapnya...
Selasa, Mei 07, 2013
Berkata Takdir Pada Nasib
takdir kadang memanggil pada usia muda
saat matahari bulan bintang dan cahaya hati,
anggun terpancar...
padu padan hati jiwa rasa dan kata pun mengalir...
jernih mengisi setiap celah,
hingga terbentuk satu jalinan kasih berbalut cinta.
tersadar semua dibuat hanyut terbuai
terbang terbawa hembusan angin asmara
namun ketika nasib tiba menghampiri,
ratusan beda terlihat nyata, semua berubah adanya...
raut tak seindah rupa,
ucap tak lagi berirama,
laku pun hilang etika
semua terganti...
takdir memang mempertemukan,
namun nasib dapat memisahkan
biarkan kisah punya cerita...
biarkan cerita punya makna...
*terlalu mencintai bisa membuatmu terbunuh
***ccoretanku. 04.58. 06052013
Baca selengkapnya...
Senin, Mei 06, 2013
Aku Tidur Tetapi Hatiku Bangun
sebelum angin senja berembus dan bayang-bayang menghilang,
jangan kamu membangkitkan dan menggerakkan cinta sebelum diingininya...
dengarlah, kekasihku mengetuk. ..
bukalah pintu, dinda, manisku, merpatiku, idam-idamanku,
karena kepalaku penuh embun, dan rambutku penuh tetesan embun malam!
sebelum angin senja berembus dan bayang-bayang menghilang,
taruhlah aku seperti meterai pada hatimu,
seperti meterai pada lenganmu,
karena cinta kuat seperti maut,
kegairahan gigih seperti dunia orang mati,
nyalanya adalah nyala api,
kepunyaan kekasihku aku,
kepadaku gairahnya tertuju...
merpatiku di celah-celah batu,
di persembunyian lereng-lereng gunung,
perlihatkanlah wajahmu,
perdengarkanlah suaramu!
sebab merdu suaramu dan elok wajahmu!
karena cintamu lebih nikmat dari pada anggur,
di atas ranjangku pada malam hari kucari jantung hatiku
........................
...........................
...............................
aku tidur, tetapi hatiku bangun...
***kutipan Al Kitab.
Baca selengkapnya...
Kamis, Mei 02, 2013
Hati Berduri Merah Berbunga
jika kau telah berani untuk tertusuk duri...
bermainlah dengan setangkai mawar....
bukan bersama serumpun ilalang
......
hati berduri merah berbunga
merah berduri hati berbunga
***coretanku 17.19. 04052013
Baca selengkapnya...
Jumat, April 26, 2013
Semua Akan Bermula dan Berkesudahan
semua akan bermula dan berkesudahan
pada suatu masa berketika..,
ada awal dalam langkah kita, menapaki ribuan jalan...
pada semesta alam tak berpenjuru,
hingga ada akhir, terberhenti pada satu titik waktu,
tempat dimana hitungan itu harus segera dipenuhi..
jika waktu itu tiba,
kita tidak lagi mampu berdamai,
melantunkan senadung janji janji...
berucap kata bernada haru bujuk rayu,
doa penuh iba bersama ratap pilu...
seharusnya dimengerti...
ada yang terlahir
ada yang berakhir..,
dunia adalah tempat berkisah,
ada kalanya,
kita akan dikenang
atau bahkan dilupakan...
karena dunia berakhirat...
maka,
tetap bersetialah pada tuhan mu...
***coretanku 14.47. 26042013
Baca selengkapnya...
Kamis, April 25, 2013
Kacang Sedang Lupa Kulitnya
foto: blog.mohdisa.com
Tak ada yang menemaniku lagi
Sahabat yang lama entah kemana
Sendiri bernyanyi dan ku bangkit
Sahabatku pergi meninggalkanku
Terbang tinggi ke awan
Lupa daratan
Ku menatapnya sambil makan kacang
Kulit kacang kusimpan
Ku jaga slalu...
Kalau begitu besok besok habis makan kacang jangan lupa kulitnya disimpan biar kacang dianggap tidak lupa kulitnya. Perlu diingat juga, apa pun merek dan jenis kacangnya, kulit atau bungkusnya harus dipisah dulu dari kacangnya sebelum dimakan.
Zaman sekarang orang sudah maklum dengan ungkapan dan perilaku seperti; "kacang lupa kulitnya", karena orang sudah banyak yang pelupa. Hal ini mungkin akibat kesibukan dan beban pikiran terlalu banyak.
Apapun alasannya yang penting jangan sampai "kacang makan kulitnya".
Minggu, April 21, 2013
Nasib Rumah Gadang
Rumah Gadang merupakan simbol dan menjadi salah satu bentuk ikatan komunal suatu kaum atau pesukuan di Minangkabau. Saat ini keberadaan Rumah Gadang, mulai usang ditelan masa, hilang ditinggal penghuninya. Atapnya mulai bocor dan keropos, kayu-kayunya pun sudah banyak yang lapuk dan tak terawat, sehingga sudah tidak layak huni. Rumah gadang yang telah lapuk biasanya dibongkar lalu ditukar dengan bangunan baru yang lebih permanen, dan biasanya tidak lagi berbentuk Rumah Gadang.
Baca selengkapnya...
Baca selengkapnya...
Sabtu, April 20, 2013
Kau Hilang
hati mu hadir
berikan bahagia...
hingga
sebentuk ruang mulai tercipta
pada sisi hatiku
senyum mu selalu ada
membawa terang...
hingga
secercah harap itu nyata
dan kini
saat seberkas hasrat membentuk rasa
pada relung jiwa
kau hilang
diantara seribu makna
bersama diamnya malam
lepaskan aku sejenak
dari perasaan kuat bersamamu
meski itu sesaat....
karena,
jauh darimu bukan luka...
***coretanku 20.13 19042013
Baca selengkapnya...
Kamis, April 18, 2013
Muaralabuh Solok Selatan
Taman Kota Muara Labuh di Kabupaten Solok Selatan.Taman kota ini menjadi Landmark atau penanda yang dapat mengingatkan seseorang akan keberadaan kota tersebut. Selain itu keberadaan rumah gadang juga menjadi ciri dari daerah ini.
Baca selengkapnya...
Rabu, April 17, 2013
Hewan Lucu Dan Unik
Berikut ingin berbagi, beberapa foto hewan lucu dan unik. Foto hewan hewan ini diambil menggunakan HP jadul, saat mereka tanpa sengaja terlihat dan menghampiri.
Baca selengkapnya...
Baca selengkapnya...
Senin, April 15, 2013
Memperlambat Awal
memikirkanya...
membuatku dahaga
haus tak hingga
lelah tak berkesudahan
kini aku lebih memilih,
bersendiri...
memperlambat awal
agar tidak bermula kembali,
sebelum tiba pada akhir...
***coretanku: 16.11. 14042013
Baca selengkapnya...
Minggu, Maret 31, 2013
Kau Aku Tak Lagi Kita
dan kini,
aku kau telah berada pada semestinya kita
dimana,
rangkaian janji pun di akhiri
agar kisah tak berubah lusuh lalu memburam
dalam perjalanan hingga berkesudahan
adalah kita berganti arah
ketika langkah bertuju terhenti
pada persimpangan rasa
namun kenapa;
kau aku tak lagi kita
***coretanku. 19.22. 28032013
Baca selengkapnya...
Rabu, Maret 27, 2013
Lukisan Djoko Pekik
Djoko Pekik lahir di Grobogan, Purwodadi, Jawa Tengah, 2 Januari 1937. Pendidikan : Akademi Seni Rupa Indonesia, Yogyakarta (1957-1962).
Mendapat julukan pelukis satu miliar, karena lukisannya, Indonesia 1998 Berburu Celeng, terjual seharga Rp 1 miliar dalam satu pameran di Yogyakarta, tahun 1999. Berburu Celeng bersama dua lukisan lain, Susu Raja Celeng (1996) dan Tanpa Bunga dan Telegram Duka Cita 2000, merupakan sebuah trilogi.
***lukisan diatas merupakan lukisan yang dibuat waktu beliau berada di kota Padang tahun 2012.
Baca selengkapnya...
Selasa, Maret 19, 2013
Rumah Arsitektur Kolonial
Rumah dengan gaya arsitektur kolonial ini terletak di daerah Silungkang kota Sawahlunto. Letak bangunan ini disebuah gang kecil, sehingga akses ke dalam tidak bisa menggunakan kendaraan. Bangunan sederhanan yang bisa membangkitkan kenangan pada masa lalu, terutama pada masa Belanda di Indonesia.
Ciri khas bangunan ini terletak pada tataruangnya, karena ada ruang-ruang perantara antara ruang dalam dengan ruang luar yaitu teras-teras baik itu didepan, samping maupun belakang. Teras atau berfungsi untuk mengatasi tampias air hujan dan isolator udara panas luar ke dalam. Padu padan prinsip desain atau filosofi desain bangsa barat dan bangsa timur. Dimana barat yang tertutup dengan filosofi timur yang terbuka terhadap alam, hal ini diwujudkan juga melalui teras.
Baca selengkapnya...
Minggu, Februari 17, 2013
Biasa Karena Terbiasa
berjarak penuh rintang seperti ini,
membuatku harus terbiasa...
terbiasa sendiri
terbiasa menjaga hati,
dan terbiasa tanpa mu...
walau rindu ku hadir diantaranya
mengupas senja berganti malam
hingga pagi kembali menyapa siang,
masih saja ku menanti mu,
menanti cerahmu penuh jawab
seperti semesta yang yakin akan hadirnya mentari
seperti itulah yakin ku....
ku datang kau penuh terima...
karena semua akan berubah indah pada waktunya
akan ku tunggu kau...
hingga ke ujung senja usia kita
coretanku 18:33. 16022013
Baca selengkapnya...
Senin, Januari 28, 2013
Batang Piaman Katiak dari Dulu Hingga Kini
Malam minggu kemarin tepatnya tanggal 26 Januari 2013 saya mengunjungi Masjid Batang Piaman Katiak untuk menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW. Masjid Jami' Batang Piaman terlihat baru saja diperbaiki menjelang acara ini. Masjid ini merupakan salah satu masjid tua yang ada di Sumatera Barat. Masjid ini masuk dalam kategori Bangunan Cagar Budaya. Masjid yang terletak di Korong Batang Piaman Katiak, Kanagarian Gunung Padang Alai, Kecamatan Padang Alai, Kabupaten Padang Pariaman.
Acara yang cukup ramai yang dihadiri anak-anak, remaja, tua muda, ibu-ibu, bapak-bapak, niniak mamak, urang sumando, pakiah, labai, tuangku dan tokoh ulama, cadiak pandai dan lainnya yang ada di dusun ini. Ada juga masyarakat yang sengaja pulang dari rantau hanya untuk menghadiri acara tahunan di kampung mereka ini.
Tradisi yang membawa jamba ke masjid cerminan kebersamaan masyarakat dalam nagari yang masih dipertahankan hingga kini. Ada yang membawa buah-buahan, makanan beraneka jenis, panganan berupa kue-kue dan roti. Masyarakat bergiliran naik ke masjid untuk menikmati hidangan jamba yang ada. Sedangkan acara yang utama yaitu berdzikir atau badikia dan bahikayat hingga larut malam.
Disela-sela kegiatan makan bajamba, saya sempat berdialog dengan beberapa tokoh masyarakat. Orang tua tersebut tidak begitu mengenal saya, karena memang saya sangat jarang datang kekampung tersebut. Saya pun memperkenalkan diri dan basijarah tentang keluarga saya. Diantara beberapa percakapan kami, saya sempat menanyakan dengan sedikit bercanda; "sebenarnya apa kesalahan kampung kita ini kepada pemarintah, jauh sebelum saya dilahirkan hingga sekarang, jalan menuju kampung kita ini tidak pernah berubah, selalu seperti itu, alah bantuak kuah sate". Beberapa tetua kampung hanya tersenyum, salah satu dari mereka mengatakan; "alah nasib kito mah, yuang" seloroh nya. "selain jalan yang becek, masjid kita ini yang katanya termasuk bangunan cagar budaya, namun tidak ada bantuan untuk memperbaikinya dari pemerintah, apalagi setelah gempa 2009, kami masyarakat iuran bersama membeli kayu dan papan untuk memperbaiki dinding masjid yang kamu lihat ini" ucap bapak tersebut sedikit serius. "katanya ada bantuan gempa untuk mesjid, sekitar 10 juta, tapi entah kemana larinya uang itu" timpal bapak satunya. "urang kini badugo cadiak sajo" sambung bapak tadi lagi. Saya hanya tersenyum dan membatin, ternyata masih ada orang yang tega mengambil hak masjid.
Setelah lama bercakap-cakap, saya pun izin untuk kembali pulang karena sudah larut. Dalam benak saya, apakah saya bisa melewati medan jalan yang sangat mengerikan dan licin hingga samapai ke rumah.
Entah sampai kapan masyarakat Batang Piaman Katiak ini bisa menikmati lancarnya jalan tanpa harus berjuang melewati jalan yang mirip dengan medan motor cross tersebut. Mudah-mudahan bapak Bupati bisa menyempatkan waktu untuk berkunjung kelapangan melihat kondisi sebenarnya.
Baca selengkapnya...
Sabtu, Januari 19, 2013
Pilihlah Pemimpin yang Sudah Teruji dan Terbukti di Masyarakat.
Aroma Pilkada Sawahlunto 2013 mulai menyengat masyarakat. Riuhnya pun mulai mulai membahana hingga ke penjuru desa, dusun ataupun nagari yang ada diselingkaran ‘Kota Wisata Tambang yang Berbudaya’ ini. Suhu politik Sawahlunto kian hari, kian terasa hangat menjelang dikumandangkannya kampanye resmi. Hal ini terlihat dari manca ragam “balon” dan warna-warninya bendera yang akan tampil memperebutkan kursi “hangat” dan nomor 1 di Kota Sawahlunto.
Sebahagian “balon” atau bakal calon Walikota dan bakal Calon Walikota sudah mulai berlomba-lomba tampil di hadapan publik, entah itu hadir di acara bahagia seperti pesta perkawinan atau sejenisnya, datang melayat di acara duka seperti kematian, acara keagamaan seperti pengajian atau mengikuti acara resmi lainya. Bahkan wajah dan slogan-slogan mereka mulai menghiasi media serta baliho ataupun spanduk yang ditempatkan di lokasi-lokasi strategis kota. Tidak dipungkiri bahwa setiap “balon” pasti akan berusaha untuk mengaku bahwa mereka lebih baik dan program kerja atau visi dan misi merekalah yang paling berpihak pada masyarakat.
Dalam Pilkada tahun ini, Masyarakat Sawahlunto akan disuguhi banyak pilihan calon pemimpin kota, baik yang diusung partai politik maupun dari jalur indipenden. Pada pilkada 2013 ini bakal calon yang maju bisa dianggap memiliki kualitas dan mempunyai peluang merata dan berimbang, sehingga bisa menjadikan pilkada Sawahlunto tahun ini lebih kompetitif dan berkualitas.
Maka dalam hal ini masyarakat harus lebih cerdas, pintar dan cermat dalam menentukan pemimpin pilihannya. Pemimpin yang akan menjalankan roda pemerintahan dan mendampingi masyarakat dalam jangka waktu lima tahun kedepan. Masyarakat diharapkan memilih calon pemimpin dengan hati nurani bukan atas tuntutan, desakan ataupun bujukan dari orang lain. Pilihlah tokoh atau sosok pemimpin yang benar-benar memiliki integritas tinggi, jujur dan benar-benar tulus dan ikhlas mengabdi kepada masyarakatnya. Pilihlah calon pemimpin yang memiliki track record serta sudah teruji dan terbukti di masyarakat.
”Seseorang tidak akan bisa memimpin individu-individu tanpa bisa membangun kejelasan masa depan bagi mereka. Sebab pemimpin adalah penjelas masa depan” (Napoleon)
“Apabila suatu urusan tidak diserahkan pada ahlinya, maka tunggu kehancurannya (urusan itu)” (Sabda Nabi Muhammad SAW)
***Pilihlah pemimpin yang benar-benar berpihak pada masyarakat
Baca selengkapnya...
Rabu, Januari 16, 2013
Rumah Gadang Mulai Bergeser
Jika kita ke Kota Padang Panjang, akan melihat rumah gadang atau rumah adat ini. Rumah adat yang sudah beradaptasi dengan masa kekiniaan
“Bentuk bangunan Rumah gadang ada beberapa peneliti menunjukkan bahwa bentuk asal bangunan tradisi Minangkabau memiliki lima ruang, berlanjar empat, dan terdiri dari 30 tiang bentuk denah ini dianggap sebagai bentuk dasar tradisi Minangkabau karena baik dari teknologi membangun maupun dalam bentuknya dan penamaannya memiliki kesamaan disetiap nagari di Minangkabau terutama di luhak nan tigo. Perbedaannya adalah dalam membentuk kulit bangunan (enclosure), terutama bentuk atap dan badan bangunan” (Nasbahry Couto ,2008.; 75)
Rumah gadang sebagai lambang eksistensi atau identitas suatu kaum atau suku dalam suatu payung dibawah pimpinan seorang penghulu adat dan rumah gadang sebagai kebangaan nagari yang disebut cahayo nagari (cahaya nagari) dan rumah adat selalu mengalami perkembangan pada ruang sesuai dengan kebutuhan dan jumlah penghuni dari rumah gadang tersebut. Saat ini rumah gadang mulai bergeser ke arah identitas pribadi atau pemilik perorangan rumah gadang itu sendiri bukan lagi kaum atau suku. Kurang berfungsinya rumah gadang sebagaimana aslinya, dimana sekarang manfaatnya telah beralih sebagai objek wisata atau kepuasan diri. Sehingga nilai-nilai luhur warisan nenek moyang yang dikandungnya mulai hilang dan mulai dilupakan. Tentunya hal ini tidak lepas dari pengaruh perkembangan dan kemajuan teknologi yang ada sekarang ini, yang kemudian memaksa masyarakat ikut mengalami perubahan. Perubahan ini terjadi dan berlangsung secara perlahan dan samar, secara mencolok dan cepat bahkan ada yang menyeluruh sesuai dengan keberadaan masyarakat. Perubahan yang terjadi tersebut berupa pergeseran nilai sosial, perilaku, susunan organisasi, lembaga sosial, stratifikasi sosial, kekuasaan dan wewenang dan lain sebagainya.
Dengan menyadari nilai penting dan signifikansi budaya diharapkan semua masyarakat dapat mengembangkan dan mengkonservasi atau mempertahankan nilai budaya dimulai dari yang dimiliki. Baca selengkapnya...
Selasa, Januari 15, 2013
Memajukan Sawahlunto dari Sektor Agribisnis
Mendengar kata Sawahlunto orang akan langsung membayangkan tambang batu bara. Memang dulunya kota Sawahlunto sangat identik dengan industri tambagnya. Kota Sawahlunto merupakan kota tambang, yang dimulai sejak ditemukannya cadangan batu bara di kota ini pada pertengahan abad ke-19 oleh Ir. de Greve, Kota ini mulai memproduksi batu bara sejak tahun 1892. Pada tahun 1918 kota Sawahlunto telah dikategorikan sebagai Gemeentelijk Ressort atau Gemeente dengan luas wilayah 778 Ha, atas keberhasilan kegiatan pertambangannya. Adanya angkutan kereta api telah mendorong produksi pertambangan batu bara memberikan hasil yang positif, dimana pada tahun 1920 produksi batu bara menjadi usaha dengan laba terbesar saat itu. Sehingga sampai pada tahun 1930, kota ini telah berpenduduk sebanyak 43.576 jiwa, diantaranya 564 jiwa adalah orang Belanda (Eropa).
Siring berjalanya waktu, selama lebih dari seratus tahun batu bara di Sawahlunto telah dilakukan penambangan
sekitar 30 juta ton, dan diperkirakan masih tersisa cadangan lebih dari 100
juta ton. Namun cadangan yang tersisa ini hanya bisa dieksploitasi sebagai
tambang dalam.
Baca selengkapnya...
Jika kota ini
hanya mengandalkan dan mengedepankan hasil tambang batu baranya saja, tanpa
memikirkan alternatif yang dapat dikembangkan oleh masyarakat, bisa dibayangkan
bagaimana kehidupan perekonomian kota ini hingga beberapa tahun kedepan.
Sebenarnya Sawahlunto sangat
membutuhkan dukungan masyarakat dan seorang tokoh atau pemimpin kota yang mampu
meningkatkan
laju pertumbuhan
ekonomi
serta memperkuat struktur perekonomian yang bertumpu pada
ekonomi kerakyatan melalui pengembangan sektor unggulan yaitu Pertanian,
Perkebunan, Agribisnis, Industri Kerakyatan dan Pariwisata. Karena peluang atau potensi kota Sawahlunto
memang
ada pada sektor-sektor tersebut.
Jumat, Januari 11, 2013
Tunas
Tunas adalah bagian tumbuhan yang baru tumbuh dari kecambah atau kuncup yang berada di atas permukaan tanah/media. Tunas dapat terdiri dari batang, ditambah dengan daun muda, calon bunga, atau calon buah. (http://id.wikipedia.org)
tu.nas
[n] (1) tumbuhan muda yg baru timbul (dr tunggul, ketiak daun, buku batang induk, batang kayu yg ditebang, dsb); (2) bakal cabang (ranting) yg baru mulai tumbuh: -- padi, batang padi yg tumbuh sesudah padi dituai (http://deskripsi.com)
Ada juga yang mengatakan kalau tunas itu singkatan dari: Terdepan, Ukuwah, Nyata, Agamis, Sederhana
Lalu apa maksud dari tunas yang lain?
Baca selengkapnya...
Langganan:
Postingan (Atom)




























