Senin, Oktober 13, 2008

Sego Segawe


Yogyakarta akan kembali menyandang gelar “Kota Sepeda”. Selain gelar tersebut Yogyakarta juga telah lama menyandang gelar sebagai kota Pendidikan dan kota Budaya.

Hari ini Pelajar dan karyawan di Yogyakarta mencanangkan gerakan bersepeda ke kantor dan sekolah. Gerakan bersepeda ke kantor dan sekolah itu dinamakan Sego Segawe yang merupakan singkatan dari kalimat Sepeda Kanggo Sekolah lan Nyambut Gawe (sepeda untuk bersekolah dan bekerja).

Peresmian acara ini juga dilakukan cukup unik. Tidak ada suara sirine memekakan telinga yang biasanya dilakukan pada peresmian-peresmian berbagai acara. Peluncuran Sego Segawe ini ditandai dengan membunyikan bel sepeda ontel oleh Sri Sultan.

Program Sego Segawe merupakan langkah nyata mengurangi polusi di Kota Yogyakarta serta pemanasan global. Selain itu bersepeda merupakan melainkan suatu kegiatan yang menyehatkan dan menyenangkan.

***mari bersepeda…




Baca selengkapnya...

Sabtu, Oktober 11, 2008

Iuran Televisi


Zaman dahulu kita mungkin masih ingat waktu stasiun TV dinegeri ini hanya ada satu yaitu TVRI, tiap bulannya ada iuran televisi. Iuran yang kita bayar tersebut untuk nonton TV. Tapi sekarang sudah tidak zaman bayar iuran TV. Sejak September 2001 tidak ada lagi penarikan iuran televisi. Penarikan iuran televisi sudah dibekukan. Adapun sumber dana TVRI berasal dari iklan, sumbangan masyarakat, APBN, dan APBD serta bentuk usaha lain yang sah. Sekarang jumlah stasiun TV makin banyak. Kita nonton TV gratis sepanjang hari.


Akankah dihidupkan kembali iuran televisi yang telah ditinggalkan?




***jadul banget...


Baca selengkapnya...

Minggu, Oktober 05, 2008

Haruskah Bersedih


Membangun sebuah bisnis memang gampang-gampang susah. Ada yang langsung sukses tetapi ada juga yang bergerak perlahan menuju titik kesuksesan.

Mungkin dengan belum berhasilnya bisnisku ini, memberikan kesempatan bagiku untuk belajar lebih banyak lagi.

Haruskah aku bersedih?

Mungkin, dengan bersedih akan membuat beban pikiranku menjadi berat, sehingga tidak bisa memperbaiki bisnisku yang sedang jatuh dan gagal.

Aku masih ingat nasehat seorang kakak:

“Jangan menjadikan kegagalan sebagai momok yang menakutkan. Keberhasilan bisa diraih dengan bekerja sungguh-sungguh tanpa mengenal lelah dan pantang menyerah”

Kadang rasa sedih itu muncul, tapi aku selalu memcoba untuk berfikir jernih:

Aku tak ingin bersedih, sebab rasa sedih akan menggangguku. Dengan selalu mengingat masa lalu, akan membuatku khawatir dengan segala kemungkinan dimasa yang akan datang, dan akan menyia-nyiakan kesempatan yang ada pada hari ini.

Aku tak ingin bersedih, sebab rasa kesediahan hanya akan membuat musuh gembira dan membuat kawan bersedih.

Aku tak ingin bersedih, sebab rasa sedih hanya akan membuat hatiku menjadi kecut, wajah menjadi muram, semangat akan padam, dan harapan akan menghilang.

Aku tak ingin bersedih, sebab rasa sedih tidak akan pernah mengembalikan sesuatu yang hilang dan semua yang telah pergi.


***Semoga aku bisa. Jangan bersedih...





Baca selengkapnya...

Sabtu, September 27, 2008

Telepati


Tadi malam aku memikirkan dia dan menceritakan tentang dia dengan seorang teman. Memang sudah beberapa hari tidak mendengar kabar dari dia. Tadi pagi waktu bagun tidur aku mendapat sebuah pesan singkat yang berbunyi “Apa Kabar mu?”, ternyata pesan tersebut berasal dari dia.

Pernah saat kita memikirkan seseorang, tiba-tiba kita mendapat telepon dari dia. Mungkin kita menganggap hal tersebut sebagai sebuah kebetulan semata. Banyak orang mengalami fenomena ini, bertemu atau menerima panggilan telepon dari seseorang tidak lama setelah ia memikirkan akan orang itu.

Otak memancarkan gelombang tertentu. Jika ada dua orang yang memiliki gelombang yang sama dan terhubung satu sama lain, maka kedua orang tersebut dapat berkomunikasi melalui telepati.

Apakah telepati itu?

Berikut pengertian telepati:

Secara etimologi, kata telepati berasal dari kata "TELE" yang berarti "Jauh" dan kata "PATHOS" yang berarti "Perasaan". Karena itu dapat diambil kesimpulan bahwa telepati merupakan suatu kemampuan untuk merasakan segala sesuatu dari jauh. Telepati merupakan kemampuan untuk berkomunikasi atau saling menukarkan informasi dengan orang lain tanpa menggunakan indera. Anda cukup memikirkan sebuah pesan pada teman Anda, dan maka teman Anda akan menerima pesan Anda dalam pikirannya.

Telepati adalah suatu cara meraih tujuan dari jarak jauh dengan memanfaatkan energi kita melalui kekuatan pikiran.

Telepati berbeda dengan meditasi, dimana telepati selain memiliki sifat vertical ( hubungan kita dengan Tuhan Yang maha Kuasa ) juga bersifat horizontal ( hubungan kita dengan sesama ). Pada umumnya semua manusia sering melakukan aktifitas telepati, walaupun tanpa disadarinya,

Telepati dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu :
1. Horizontal
2. Vertikal

1. Telepati Horizontal
Pengerahan energi melalui kekuatan pikiran untuk meraih suatu Tujuan langsung ke objek sasaran. (misalnya kita minta supaya si A
Membayar hutangnya kepada kita).

2. Telepati Vertikal
Pengerahan energi melalui kekuatan pikiran untuk meraih suatu Tujuan dengan meminta bantuan Tuhan Yang Maha Esa.


Sebenarnya telepati dapat Anda rasakan melalui peristiwa dan pengalaman-pengalaman sederhana. Jika Anda memiliki kekasih yang tinggal jauh, suatu ketika Anda membayangkan dirinya atau hendak menelpon dirinya tapi tiba-tiba kekasih Anda menelpon lebih dulu dan dia mengatakan kalau kepikiran diri Anda. Hal ini berarti gelombang otak kalian telah terkoneksi. Ketika Anda mengingat seseorang, sebaliknya ia pun langsung kontak batin dengan Anda.


“Meskipun tubuh saya tanpa sayap burung phoenix yang berwarna-warni, saya tidak perlu kesana untuk bersamamu tetapi akan berkomunikasi denganmu dengan telepati seperti unicorn suci”

(dari syair tujuh karakter tak berjudul oleh Li Shangyin, seorang penyair terkenal di Dinasti Tang).


***dari berbagai bacaan




Baca selengkapnya...

Kamis, September 25, 2008

Mississippi Burning


Kalau tidak salah aku nonton film ini tahun 1990. Film yang bagus. Selain adanya adegan pembunuhan dalam film ini banyak acara bakar-bakarannya, sesuai dengan judulnya "Mississippi Burning". Sudah lama cari film ini, tapi tidak ketemu-ketemu juga. Maklum ingin nonton lagi, soalnya kisah dan cerita dalam film itu sudah banyak lupa.

Film garapan sutradara Alan Parker yang bertema tentang versi fiksi suatu investigasi pada kasus pembunuhan tiga aktivis sipil di Mississippi, Amerika Serikat, yang pernah terjadi pada 1964. Film ini berfokus pada dua agen fiksi FBI yang berusaha mengungkap pembunuhan itu, yang berujung pada U.S. vs. Cecil Price et. al., Pengadilan "Mississippi Burning" yang terkenal.

Pada ajang Academy Award, film ini menang pada kategori "Sinematografi Terbaik", dan mendapat nominasi pada kategori "Aktor Terbaik", "Aktris Pemeran Pembantu Terbaik", "Sutradara Terbaik", "Editing Terbaik", "Film Terbaik" dan "Tata Suara Terbaik".

Tokoh dalam film:
•Gene Hackman – Agen Anderson
•Willem Dafoe – Agen Ward
•Frances McDormand – Nyonya Pell
•Brad Dourif – Deputi Clinton Pell
•R. Lee Ermey – Walikota Tilman










Baca selengkapnya...

Kamis, September 18, 2008

Platonic Love



Anda telah memiliki kekasih, tetapi anda punya sahabat dekat seorang pria. Saking eratnya hubungan tersebut, banyak teman dan orang sekitar anda melihat hubungan tersebut "ada apa-apanya".

Sahabat anda ini ingat hari ulang tahun anda. Dia sangat tahu makanan kegemaran anda, apa yang anda takuti, apa yang anda benci, sampai dengan rahasia anda yang paling dalam. Dia bukan kekasih anda, ataupun orang yang telah berjanji dengan anda untuk sehidup semati. Dia sudah seperti kekasih anda yang mungkin anda temui ataupun anda telpon/sms hampir setiap hari. Sahabat ini dapat memenuhi kebutuhan emosional anda. Jika anda menghadapi kondisi terjepit, ada masalah dia selalu ada dan siap membantu. Anda bertukar pikiran dengannya, mulai makan siang bersama, bercerita tentang kehidupan, serta melewati suka duka bersama-sama. Anda berdua berbagi pandangan, harapan dan impian. Dia merupakan tempat anda bergantung dan mempercayakan seluruh rahasia.

Mungkinkah hubungan persahabatan tersebut bersifat “cinta platonic” ataukah selingkuh?


Cinta platonic, adalah cinta tanpa melibatkan sentuhan fisik, murni hanya mengandalkan kedekatan hati, namun dapat menghasilkan cinta yang amat tulus. Cinta ini tidak kasat mata, timbul dari hati yang paling dalam, dan mempunyai tingkat keikhlasan yang tinggi, karena sama sekali tidak ada unsur egois di dalamnya. Bahkan kita rela untuk melepasnya bahagia dengan orang lain. Cinta ini adalah salah satu bentuk cinta yang tidak menuntut kebersamaan, tidak menuntut kepemilikan.

Cinta platonic lebih dilandasi oleh kedekatan secara emosional. Di antara keduanya ada saling ketergantungan. Ingin selalu dekat, saling berbagi, juga saling mencurahkan isi hati. Bahkan tak bertemu meski hanya sehari, rasanya ada sesuatu yang hilang. Hal semacam ini terjadi lantaran sudah melibatkan emosi dan perasaan.

Itulah cinta platonic. Cinta antar teman, cinta antar sahabat. Berbeda dengan cinta kepada kekasih alias cinta eros yang penuh nafsu, kecemburuan dan otoritas. Cinta platonic jauh lebih suci ketimbang cinta eros.

kamu dekat denganku lebih daripada seorang saudara,
kamu kusayangi lebih daripada seorang sahabat,
dan kucintai lebih daripada seorang kekasih,
kamu adalah pikiran yang tinggi, mimpi indah,
dan emosi kuat yang hidup dalam gairahku

(Sayap-Sayap Patah - Kahlil Gibran)


Selingkuh: tidak berterus terang; tidak jujur; suka menyembunyikan sesuatu untuk kepentingan sendiri; curang; serong. (Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Kedua, 1991)



***Coba dengar lagunya Harry Toledo - Selamanya Cinta Itu Ada: Disini. Kayaknya lagunya bagus juga untuk kisah ini.

**Tidak ada perasaan seindah saat kita mengaggumi seseorang.



Baca selengkapnya...

Rabu, September 17, 2008

Parfum Aroma Bensin


Taukah Anda dimana tempat menjual parfum dengan aroma bensin?

Pada hari minggu, sekitar 10 hari yang lalu, saya jalan-jalan kesebuah Plaza di kota tempat saya bermukim saat ini. Disana saya berkunjung ke sebuah toko tempat menjual parfum botolan sekaligus tempat refil isi ulang parfum dengan bermacam aroma. Kepada pelayan toko tersebut, saya menanyakan parfum dengan aroma bensin. Dengan sedikit tertawa dan keheranan atau mungkin dia menganggap saya sedang bercanda.

Dengan sedikit tertawa lucu, “kalau aroma tersebut tidak ada, mas”, “coba cari di SPBU, kalau disana harganya Rp. 6500,- per liter liter, mas…”.

Kemarin waktu baca berita di “tempointeraktif” dan tadi pagi waktu baca berita di “okezone”, ternyata ada juga supermodel luar negri yang suka juga dengan perfume aroma bensin. Ternyata waktu saya ke toko parfum tersebut sedang tidak bercanda, toh nyatanya model terkenal saja suka parfum aroma bensin.

Mungkin karena belum ada yang menjual di pasaran maka dia (super model) berniat untuk memproduksinya.

"Itulah sebabnya, saya mempertimbangkan untuk melakukan riset menciptakan parfum beraroma bensin. Kadang-kadang, aroma alami menjadi aroma yang paling menyenangkan. Saya juga suka aroma daging dan kopi di pagi hari"


***Kate Moss, ntar parfumnya jangan mahal-mahal.





Baca selengkapnya...

Senin, September 15, 2008

Gibran Kahlil Gibran


Terlahir dengan nama Gibran Khalil Gibran, pada 6 Januari 1883 H, di Besharri sebuah desa di atas Jabal Urz (Gunung Padi), Libanon. Dalam bahasa Arab tertulis Jubran khalil Jubran.

Masa kecilnya sering kali dilewati dengan merenung seraya menatap pemandangan alami di atas gunung, terkadang duduk tenang sembari melayangkan pandangan ke telaga yangn memancarkan air.

Keluarga Gibran adalah pengikut gereja Katolik Haronite. Mereka berasal dari golongan masyarakat tingkat menengah yang sederhana.

Ayahnya, Khalil Gibran bin Saad bin Yusuf bin Gibran, pernah meringkuk dalam tahanan. Ia terlibat pemalsuan pungutan pajak atas para petani di Besharri. Ia juga dikenal seorang pemabuk berat. Kendati demikian hubungan antara Gibran dengan Ayahnya terjalin kasih yang mendalam. Tak jarang mereka melancong menunggang keledai melihat laut dari puncak gunung padi.

Sementara ibunya adalah Kamila binti Khury Asthofani, putri seorang pendeta Maronite yang terpandang didesa itu. Pada usia 18 tahun, ia berkeinginan kerasmenjadi biarawati, namun ditentang oleh seluruh keluarga, yang lantas menjodohkannya dengan pemuda bernama Abdul Salam. Kamila bertandang ke Brasil bersama suaminya yang kemudian dikaruniai anak bernama Petrus(Peter), dalam bahasa Arab tertulis Butrus. Satu tahun kemudian Abdul Salam meninggal dunia, hingga Kamila terpaksa kembali ke Libanon.

Pada tahun 1877 M Kamila menikah lagi dengan Khalil Gibran bin Saad. Dari perkawinan yang kedua ini Kamila memperoleh tiga orang anak, yaitu Gibran Khalil Gibran, Mariana dan Sulthanah.

Kamila menguasai beberapa bahasa (poliglot). Sang Ibulah yang pertama kali memperkenalkan kepada Gibran cerita-cerita Arab yang termasyhur seperti Harun Al- Rashid, Kisah Seribu Satu Malam, dan syair-syair Abu Nawas. Ia juga yang mendorong Gibran untuk mengembangkan seni lukisnya. Pengaruh wanita ini sangat besar dalam perkembangan jiwa Gibran. Gibran Khalil Gibran menghabiskan masa kecilnya dalam suasana serba kekurangan, di tengah-tengah himpitan ekonomi yang melanda Libanon.

Secara umum, faktor lemahnya ekonomi membuat seseorang, atau kebanyakan orang berpindah dari satu negara ke negara lain untuk mencari penghidupan yang lebih layak. Demikianlah, Kamila bersama-sama keempat anaknya Petrus, Khalil Gibran, Mariana dan Sultanah hijrah ke Amerika Serikat, langsung menuju Boston, di sebuah kawasan Pacinan (China Town). Sedangkan suaminya tidak turut serta, karena berbagai alasan. Di kawasan ini banyak menetap orang-orang dari Besheri (Libanon) dan juga orang-orang dari Syiria. Dengan demikian keluarga

Gibran tidak terlalu banyak menghadapi kesulitan berada di kawasan ini. Untuk melengkapi hidupnya di kawasan ini, mereka mulai mencari nafkah. Kamila, Petrus dan kedua anak perempuan mulai bekerja. Sedangkan Gibran tidak diperkenankan oleh ibunya untuk bekerja, karena ia harus melanjutkan sekolahnya agar kelak menjadi orang pandai dan terkenal.

Gibran dikirim ke sebuah sekolah negeri di Amerika tempat belajar anak-anak segala bangsa. Di sini Gibran merupakan anak yang pandai, bahkan genius. Dalam waktu dua tahun ia telah dapat menggunakan bahasa Inggris dengan baik dan memahami buku-buku tanpa kesulitan.
Setelah melewati waktu dua tahun, kehidupan mereka cukup lumayan, bahkan bertambah baik. Harapan mereka terpenuhi ,karena dapat menyekolahkan Gibran ke jenjang sekolah yang lebih tinggi.

Pada tahun 1898 Gibran kembali ke tanah airnya, Libanon. Ia belajar di sekolah Kristen Maronite Al-Hikmat, Beirut, khusus untuk bidang bahasa dan kebudayaan Arab. Dalam masa liburan sekolah, Gibran selalu mengunjungi ayahnya di Besherri. Sang Ayah pun sering mengajaknya berkemah di gunung-gunung dan mengunjungi tempat-tempat bersejarah. Gibran kembali sering menikmati segarnya udara pegunungan Libanon. Sebuah kenangan indah bersama sang ayah yang tak mampu dilukiskan, memenuhi jiwanya.

Gibran sering mengunjungi biara tua. Mar Sarkis yang terletak di lembah pegunungan yang sunyi. Di tempat ini, ia sering duduk menghabiskan waktu. melempar pikiran ke masa depan. Ia ingin membeli biara tua ini, jik ia sudah menjadi kaya. setelah di Amerika kelak menjadi orang terkenal.

Saat-saat liburan inilah Gibran jatuh cinta yang pertama kali kepada seorang wanita, Hala Dahir namanya. Ia adalah cinta pertama Gibran. Sebuah hubungan perasaan yang membuat pikiran-pikirannya tergenang oleh renungan- renungan, yang dapat melahirkan kalimat-kalimat lembut. Terkadang pula menghasilkan hentakan-hentakan dahsyat, keras bagaikan prahara.

Awal kisahnya seperti percintaan klasik, ia jatuh cinta pada pandangan pertama. Gibran sering bertandang ke rumah Hala, untuk membantu adik-adik Hala menyelesaikan pekerjaan rumah. Saat-saat inilah kedua insan sering bertemu dan saling mengungkapkan isi hati, hingga cinta merasuk ke dalam kalbu, terpatri kokoh dalam relung hati masing-masing. Meski cinta sudah membara, namun kenyataan bicara lain. Gibran mengalami hambatan dalam bercinta dengan Hala Dahir. Sebab hubungan ini tak mendapat restu dari keluarga Hala.

Iskandar Dahir, kakak Hala, sempat bertutur kepadanya: "Aku tidak akan menyetujui anak gembala pemungut pajak petani itu menjadi suamimu". Hala tak kuasa menghadapi situasi seperti ini. Sampai akhirnya Hala dijodohkan dengan pemuda pilihan orang tua, persis seperti diceritakan dalam Sayap-Sayap Patah, di mana Hala diganti dengan tokoh Selma Karamy.
Meski Hala sudah dinikahkan, Gibran tetap berkunjung ke rumah kekasihnya itu. Diajaknya Hala menikmati pemandangan alam pegunungan sambil mengenang masa manis yang silam, tanpa peduli resiko yang akan terjadi. Hubungan Gibran dengan Hala hanya berlangsung dua tahun. Hala pergi ke alam baka untuk selamanya.

Cinta kedua Gibran setelah Hala, jatuh kepada Sultanah Thabit. Wanita ini dijumpai ketika Gibran masih belajar bahasa Arab di sekolah al-Hikmah, di Beirut. Ia adalah seorang janda berusia 22 tahun. Sedangkan Gibran baru berusia 18 tahun. Mereka sering bertukar buku dari berkirim surat. Gibran memang mencintai Sultanah, karena rasa iba, sebab sudah menjadi janda dalam usia muda.

Pada tahun 1903, Gibran kembali ke Boston. Ia mendapatkan suasana yang lain, Sultanah, adiknya meninggal dunia setahun yang lalu (4 April 1902). Masih pada tahun 1903, Petrus, saudaranya meninggal dunia. Dan musibah yang terberat datang tiga bulan kemudian, ibu yang amat disayanginya meninggalkan Gibran untuk selama-lamanya menghadap ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa.

Musibah yang berturut-turut menimpa Gibran ini meninggalkan bekas yang amat dalam pada jiwa penyair ini, dan telihat jelas dalam karya-karya selanjutnya. Inilah duka nestapa yang teramat berat bagi Gibran Khalil Gibran.

Pada tahun 1904 tulisan pertamanya dimuat di al- Mulhajir, sebuah surat kabar di Amerika Serikat dalam bahasa Arab. Kegiatan Gibran lebih banyak pada menulis dan melukis.
Gibran mengadakan pameran lukisan yang pertama pada tahun 1904, berkat bantuan juru potret Fred Holland. Karya-karyanya banyak mendapat pujian, namun tak seorang pun yang membelinya.

Diantara para pengunjung pameran, ada seorang wanita yang tersentuh hatinya dengan karya Gibran yang bernafaskan agama itu. Ia adalah Mary Haskell, seorang kepala sekolah. Ia menawarkan kepada Gibran untuk memamerkan lukisan- lukisannya di sekolahnya. Dari pertemuan ini menghasilkan jalinan persahabatan sejati, sehidup semati yang didasari oleh cinta platonik, yang lepas dari nafsu birahi. Mary Haskell menjadi pendorong bagi Gibran dan sponsor segala kegiatan. Ia juga yang mengoreksi karya-karya Gibran yang berbahasa Inggris.

Di samping Mary Haskell, Gibran juga menjalin hubungan dengan seorang guru asal Perancis, Micheline panggilan akrabnya dari beberapa wanita yang lain, tetapi tak pernah sampai kepada hubungan serius menuju perkawinan. Gibran tak mau terikat dengan tali perkawinan, karena ia menyadari bahwa peraturan- peraturan yang mengikat suatu perkawinan akan membelenggu jiwanya. Kebebasan adalah mutlak baginya. Karena itu, ia tak pernah menikah.

Atas biaya Mary Haskell, pada tahun 1908 Gibran berangkat ke Perancis untuk mendalami seni lukis. Di kota Paris, ia belajar seni lukis kepada pelukis terkenal Auguste Rodin. Pada tahun ini pula Gibran tampil untuk pertama kali sebagai pengarang melalui bukunya Arwah al-Mutamaridah. Buku ini menyoroti tajam institusi gereja dan peraturan-peraturan pemerintah yang dianggapnya bobrok, yang dibuat untuk menindas rakyat dengan kedok keadilan. Reaksi yang keras atas buku ini datang dari pemerintah Ottoman Turki. Akibatnya semua buku Gibran yang ada di pasaran dibakar dan penerbitan selanjutnya dihentikan.Sebagai hukuman, Gibran pun dikucilkan dari keanggotaan gereja Haronite.

Selama dua tahun (1908 -1910), Gibran belajar di Paris, di Academie Yulien dari Ecole Des Beaux Arts. Lalu ia pun kembali ke Boston. Pada tahun 1912, Gibran pindah ke New York dan menetap di sana. Di kota ini pun biaya hidupnya masih ditanggung oleh Mary Hakell, hingga tahun 1920. Cinta mereka berdua begitu mendalam. Tak seorang pun dapat mengubah hubungan mereka. Bahkan mereka ibarat satu jiwa yang tak bisa dipisahkan. Cinta Gibran pernah dipaparkannya melalui surat-surat. Sebanyak 319 surat dilayangkan Gibran
kepada Mary. Sedang Mary sendiri menulis 206 surat kepada Gibran.

Gibran menulis surat kepada Mary: "Aku senantiasa mencintaimu sepanjang abad. Sungguh, aku terlalu mencintaimu sejak aku belum mengenalmu. Dan tak seorangpun yang mampu memisahkan kita. Engkau pun tak akan mampu mengubah hubungan kita, juga aku, juga Tuhan. Sebenarnya aku memiliki kesempatan banyak untuk mencintai wanita-wanita lain, baik di Boston maupun di Paris. Tapi antara aku dan kau sudah demikian lekat. Dan aku sangat berharap kepadamu, agar engkau selalu mengenal diriku. Di dunia ini engkau adalah wanita yang paling agung bagiku. Dan ikatan jiwa kita tidak akan lepas, meskipun engkau kawin tujuh lelaki yang berbeda-beda".

Itulah bentuk cinta Gibran kepada Mary. Bangunan cinta yang mereka ciptakan, sebetulnya tidak dilandasi cita-cita sebuah perkawinan. Sehingga akhirnya Mary Haskel kawin dengan laki-laki lain. Dan, seperti pengakuannya dalam suratnya kepada Mary itu. Gibran terus mencintai Mary. Pada tahun 1926, tiga tahun setelah buku al-Nabiy (The Prophet) terbit, Mary memutuskan untuk meninggalkan Gibran. Mary bersama suaminya meninggalkan Boston dan menetap di Savana. Georgia. Filosof Libarlon ini boleh dibilang suka bermain cinta. Ia bisa jatuh cinta setiap saat, dengan siapa saja, tanpa memutuskan hubungan dengan wanita sebelumnya. Gibran juga pernah jatuh cinta kepada May Ziadah. Ia adalah sastrawati ternama yang menetap di Kairo, Mesir, Ayahnya bangsa Libanon dari ibunya berasal dari Palestina. Di samping itu

Gibran pun jatuh cinta kepada sekretaris pribadinya yang bernama Barbara Young. Gibran adalah seorang penyair yang penuh dengan gejolak cinta sejati Menurutnya: "Cinta tidak berkeinginan selain mewujudkan maknanya". Ujud dari pada cinta bagi Gibran adalah kebebasan dari keterpautan hati meski tak menjadi satu raga. Inilah contoh cinta yang melandasi hubungannya dengan Hay Ziadah. Dari perjalanan hidupnya, dari wanita-wanita yang dekat dengannya, tak satu pun yang pernah mengukir mahligai perkawinan. Sampai akhir hayatnya. ia tetap melajang . Pada masa sepuluh tahun pertama, sejak ia pindah ke New York, Gibran mulai dikerlal orang, baik di Arab mau pun di Barat. Ia dikenal bukan hanya melalui lukisan- lukisannya, tetapi juga melalui tulisan-tulisannya. Ia menulis dalam bentuk puisi, parabel, cerita pendek dan esei.

Keharuman namanya menjadi cambuk untuk terus bekerja tanpa memperhatikankondisi dirinya. Sehingga tak terasa bahwa dirinya telah mengidap penyakit paru-paru dan hati yang kronis. Pada tangga 19 April 1931. Seorang sekretarisnya Barbara Young menemukan Gibran dalam keadaan kritis kamarnya. Lalu dibawanya ke rumah sakit. Pada keesokan harinya Jumat 10 April 1931, Gibran Khalil Gibran meninggal dunia. Ia menutup mata untuk selama-lamanya dalam usia 48 tahun. Jenazah Gibran tidak dimakamkan di tanah airnya yang baru, Affrika. Ia selalu merindukan Wadi al-Qadisa (Libanon) dan ingin kelak tubuhnya dibaringkan dengan Biara tua yang sunyi. Har Sarkis ditemani oleh pohon-pohon cedar. Itulah permintaan yang kemudian menjadi kenyataan. Semua bukunya baik yang sudah terbit, maupun yang belum, ia wariskannya kepada penduduk Besharri, yang kemudian disimpannya di sebuah museum kecil.

Masa lalu Gibran Khalil Gibran memangg sarat dengan kepedihan clan kehilangan. Sejak dirinya dipaksa untuk memahami maut sebagai perenggut tawa dan senyumnya. Maut telah merenggut orang-orang yang dicintainya. Betapa berat musibah yarlg dipikul oleh Gibran, saat Sultanah, saudara perempuannya meninggal, pada tahun 1902. Saat Peter (Butrus), saudara laki-lakinya meninggal pada tahun 1903. kehilangan orang-orang yang dicintainya itu terus berlanjut pada puncaknya, yakni kehilangan wanita yang paling ia cintai, ibunya. Ibu bagi Gibran adalah segalanya, seperti yang ia katakan : "... kata terindah di bibir umat manusia adalah kata ibu, dan panggilan terindah adalah ibuku".

Ketiga kehilangan besar yang berturut-turut itu tidak saja memukul jiwanya tetapi juga berpengaruh bagaimana Gibran memperlakukan Tuhannya, Cedera psikologis berpengaruh pula pada kesehatannya. Dari percobaan -percobaan yang ia lakukan dari perjalanan-perjalanan yang ia lewati semata-mata hanya untuk mendekati sang ibu atau wanita lain yang menyerupainya, Gibran bisa mencintai wanita tapi tak bisa untuk menikahinya. Inilah kehidupan anak-anak Apolon yang terbuang ke negeri asing yang pekerjaannya menjadi asing jalannya lamban, dan tawanya adalah tangis.

di copy-paste dari sini

Download Buku Gibran: Disini



Baca selengkapnya...

Minggu, September 14, 2008

Paul "Gazza" Gascoigne


Seperti yang diberitakan Thesun, Mantan pemain tim nasional Inggris Paul Gascoigne nyaris tewas akibat overdosis, Minggu malam di Portugal. Untungnya, kawan Gascoigne, Sally Digby, segera menyelamatkan Gascoigne.

Bagi saya Gazza cukup berarti, saya banyak belajar tentang cara bermain sepak bola dari dia walau tidak secara langsung. Toh, pada akhirnya saya tidak pernah menjadi pemain bola hebat seperti dia, tapi cara dan teknik bermainnya tidak lupa.

Dulu kalau tidak salah di akhir tahun 80-an di tabloid bola ada rubrik "Bermain Bola Ala Gazza" (harap maklum kalau salah nama rubriknya, soalnya sudah lama). Dalam rubrik tersebut di berikan teknik-teknik bermain bola lengkap dengan ilustrasi gambar. Sangat menarik dan mudah di cerna, saya sempat menjadikan kumpulan isi rubrik tersebut berbentuk kliping dan dijilid. Sayangnya kliping tersebut hilang dipinjam teman, padahal saya sudah menyimpannya sebagai koleksi.

Berikut sedikit tentang Gazza:

Paul John Gascoigne, sering dipanggil dengan nama Gazza lahir 27 Mei 1967 di Gateshead, County Durham, adalah bekas pemain sepak bola English, terkenal karena karakternya yang temperamental.

Karirnya termasuk pernah bermain di Newcastle United, Tottenham Hotspur F.C., S.S. Lazio, Middlesbrough F.C., Everton F.C. dan Rangers F.C., dan ia juga bermain 57 kali untuk England. Karena bakatnya, Gascoigne menjadi salah satu selebriti olahraga paling terkenal di United Kingdom di tahun 1990-an: terutama keterkenalannya memuncak ketika ia menangis setelah mendapat yellow card di semi-final 1990, yang berarti ia di diskualifikasi dari final. Sejak itu media massa telah mengikuti hidupnya yang sering bermasalah. Baru-baru ini ia dipecat sebagai manajer Kettering Town F.C. Ia juga pernah bermain untuk klub Gansu Tianma pada tahun 2002.

Bakat Paul Gascoigne ditemukan pada usia dini oleh pemandu bakat yang melihat dia di Redheugh Boys' Club. Setelah gagal saat dicoba Ipswich, Southampton and Middlesbrough, Gascoigne direkrut oleh klub kota asalnya, Newcastle pada tahun 1983. Gascoigne, dijuluki "Gazza", bermain cemerlang di Tyneside dan status bintangnya melejit. Saat itu Gazza dipandang sebagai salah satu pemain utama timnas Inggris, dan membantu tim nasional mencapai semifinal pada Piala Dunia 1990. Gazza menghabiskan dua musim di Spurs, setelah pindah dengan rekor uang transfer 2,3 juta poundsterling, dan dia membantu klub London itu masuk ke final Piala FA, namun dia kemudian ditandu keluar lapangan setelah cedera lutut. Gazza menjalani tiga musim dengan klub Roma, Lazio, tapi hanya 47 kali tampil, akibat cedera, sebelum pindah ke Rangers pada 1995 dengan nilai transfer 4,3 juta poundsterling. Setelah memperkuat Middlesbrough sejenak, Gazza diboying ke Everton oleh mantan bosnya di Rangers, Walter Smith pada tahun 2000. Pada usia 37, setelah sempat memperkuat Burnley dan klub China Gansu Tianma, Gazza memperkuat Boston sebagai pemain dan pelatih, dan dia hanya bertahan empat bulan. Gascoigne tidak tampil di lapangan sepakbola sejak 2005.









Lihat atraksi Gazza lainnya: disini dan disini


***cepat sembuh Gazza...



Baca selengkapnya...

Senin, September 08, 2008

Bulbo Bulletins Board

Bulbo Bikin Pusing

Setelah kamu buka bulletin ini, kamu wajib isi minimal dibaca!!!

1. Gimana rasanya ditinggalin pacar ato sahabat dijalanan?
* pacar?? Oh no…(emang bungkus permen..)
2. Sekarang lagi merasa kesepian?
* mestinya iya, tp ko belum2 juga aneh….
3. Yang kamu lakukan sebelum tidur?
* mikir gimana biar bisa tidur nyenyak dan cepat bagun
4. Nada dering sms kamu?
* cuma bunyi “creeeeeeeeeeeeeeekkkkkk”
5. Janji mantan kamu yang belum ditepati?
* mari bercinta…..(untung aja ga: mari berzina)
6. Kamu berani menanyakan janji tsb?
* knapa ga, (tp apa dia msh hidup, ga ya?)
7. Percaya kalo angka TUJUH membawa keberuntungan?
* ga juga, soalnya aku pilih nomor 9 (partai PAN kali, gak lah…)
8. Minuman terakhir yang diminum?
* extra joss susu pake es dipantai jam 12.11 pagi
9. Sekarang kamu lagi dimana?
* kantor aku, gaya bgt
10. Seberapa sering mati lampu dikompleks mu?
* hari ini blm, biasa nya sering (aku bangkrut karna mu…)
11. Lagi sayang ato kangen seseorang?
* itu masalah nya, rasa itu datang bersamaan, jd susah milih…
12. 3 digit belakang no hp kamu?
* 567 (bawa kbruntungan ga ya?)
13. Kabar terbaik sekarang yang kamu denger?
* dia habis bertengkar (kesempatan nihhh…)
14. Kalo kabar terburuknya?
* bulanan nya belum datang…(maklum anak kost)
15. Restoran yang terakhir kamu kunjungi?
* es teler 77 ama ririen dan witha.
16 . Lagu yang lagi kamu sering denger?
* I’m singin in the rain (Jamie cullum) maklum musim ujan
17. Kenapa kamu putus sama mantan kamu?
* layangan kali….(Tanya mbok ginem, dia tau smua tentang itu)
18. Berani main sama ce lain waktu kamu taken?
* ga suka pertanyaan ini….yg lain napa
19. Buku yang pengen kamu beli?
* burung-burung manyar karya romo mangun (bagus lo..)
20. Suka angka berapa?
* togel? 55 deh psg 2000,- aja
21. Mantan kamu sekarang uda punya pacar?
* mungkin, mudahan dia blm hamil….
22. Kamu punya gebetan?
* haha, itu rahasia saya…
23. Temen yang lagi kamu kangenin?
* banyak, studio tugas akhir lagi yuk…..(blm kapok saya...)
24. Keadaan rumah kamu sekarang?
* rumah? Dari dulu ini masalah terbesar….(jarang plg kerumah, kost terus…)
25. Perasaan yang kamu pengen rasain?
* kenyang... (maklum puasa)
26. Kata-kata yang sering kamu sebut sekarang?
* itu wajar…(kata2 yg membosankan)
27. Mainan waktu kecil?
* pesawat…ama mobil2an…
28. Pernah liat hantu?
* yg dulu, nindih aku itu hantu ga ya?
29. Koran yang sering kamu baca?
* kompas. The sun… juga sering
30. Kalau liburan mau kmana?
* ke yogya.. rindu sangat…(mo perpanjang KTP...)
31. Barang yang udah rusak dikamar kamu?
* kayak nya rusak semua. Kamar dah mirip gudang
32. Sifat kamu yang paling kamu benci?
* buang ingus sembarangan…
33 . Gmana rasanya masakan padang?
* biasa aja, dari bayi sampai skarang makan itu2 terus
34. Orang yang ngajakin kamu nonton minggu ini?
* ga ada, sibuk semua...
35. Pernah smsan ampe subuh?
* ga suka SMS-an. cape'
36. Yang kamu ga suka sekeliling kamu?
* org sok pintar and sombong (kyk mahasiswa itu tu...)
37. Film yang sering kamu tonton?
* film lucu di youtube
38 . Pulsa kamu sekarat ngga?
* ga tuh, mo minta buat SMS-an ya?
39 . Perasaan hati kamu sekarang?
* seperti biasanya, karena itu ciri khas saya
40. Hal yang lagi kamu perhatikan?
* ko’ orang suka misscall ya…(cumi...)
41. Chat terakhir ama siapa aja?
* sama amie… dia mau ke bandara BIM
42. Ngomongin apa aja?
* hari ini banyak yang mau cuci mobil, makanya hujan turun...tuhan maha pengasih..
43. Motto bulan ini?
* motto? Bukan itu buat pewangi pakaian…(garinng)


***ga tau mau posting apa, makanya ngisi bulbo ginian.. Baca selengkapnya...